Home / Bangko / Daerah / News

Selasa, 21 April 2026 - 17:35 WIB

Jalan Berlumpur Ciptakan Nestapa Bagi Pelajar SMPN 32 Merangin Juga Pegawai Puskesmas

Eksisjambi.com. Merangin — Jadwal rutin yang harus dipatuhi oleh seluruh pelajar SMP Negeri 32 Merangin, para guru, hingga pegawai Puskesmas Muara Jernih telah lama harus mereka lalui dengan risiko yang sangat besar. Rute yang ditempuh oleh para generasi muda serta tenaga kesehatan di Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin, Jambi ini sebenarnya tidaklah panjang, hanya berkisar 800 meter. Namun kondisinya yang sangat memprihatinkan.

Kondisi ini semakin memburuk saat musim hujan tiba. Jalan yang hanya sebagian dilapisi koral dan sebagian lebih besar masih berupa tanah asli ini berubah menjadi kubangan lumpur yang licin dan becek. Hal ini tentu menimbulkan dampak buruk bagi siapa saja yang melintas.

Pada Selasa (21/04/2026), tercatat dua orang pelajar SMPN 32 Merangin terpeleset dan jatuh di jalan tersebut. Keadaan mereka sangat menyedihkan, di mana mereka terpaksa harus tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar walau dengan seragam yang sudah kotor di lumuri lumpur.

Baca Juga :  HAB ke-80 Kemenag RI di Kerinci Berlangsung Khidmat, Bupati Monadi Tegaskan Penguatan Kerukunan Umat

Adli yang merupakan salah seorang warga yang sering melintasi jalan yang terbentang dari pasar Muara Jernih menuju dusun Mekar Jaya desa Muara Jernih ini memohon agar kondisi tersebut segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

“Kami selaku warga tentu sangat prihatin dengan kondisi jalan tersebut, Padahal jalan itu adalah akses satu-satunya bagi warga Tabir Barat dan Tabir Ulu yang mau berobat ke Puskesmas, dan juga akses bagi anak-anak kami yang mau ke sekolah. Melewati jalan ini seakan-akan kita melewati kubangan kerbau,” ujar Adli.

Lebih jauh, Adli mengungkapkan bahwa sudah banyak korban yang jatuh akibat kondisi jalan ini.

“Tadi pagi ada dua orang anak sekolah terjatuh, baju dan celananya penuh lumpur. Bahkan tadi juga ada Bu Dokter yang juga terjatuh di dalam lumpur,” tambahnya dengan wajah kecewa.

Baca Juga :  PJ.Bupati Asraf Sambut Kunker Jusuf Kalla di Kerinci

Kesulitan ini juga dirasakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Muara Jernih. Salah seorang perawat Puskesmas yang enggan menyebut namanya ini mengaku sangat kesulitan saat harus berangkat atau pulang bertugas.

“Kalau musim hujan macam ini, Bang, jangankan para ibu-ibu, kami yang pria pun merasa ngeri kalau melewati jalan ini. Bahkan ada warga yang terpaksa melahirkan di jalan yang rusak ini sebelum sempat sampai ke Puskesmas,” ungkapnya.

Kenyataan pahit ini menjadi potret kelam yang menyimpan nestapa mendalam bagi masyarakat setempat. Besar harapan para warga, agar pemangku kebijakan dapat segera membuka mata dan hati nuraninya, jalan menuju SMPN 32 Merangin Puskesmas Muara Jernih serta ke dusun Mekar Jaya segera diperbaiki sehingga nestapa masyarakat dapat terobati dan asa mereka segera terwujud. *Bas R*

Share :

Baca Juga

Rafael Indonesia

Internasional

Teknisi Pesawat TNI AU Dikirim ke Perancis untuk Dilatih

Daerah

Bupati H. Adirozal Hadiri Seminar Nasional Membumikan Nilai Pancasila di IAIN Kerinci.

Advertorial

PJ.Bupati Merangin Ikut Tanam Jagung Serentak Satu Juta Hektar Lahan

Advertorial

Wagub Sani : Implementasikan Isra’ Mi’raj Dalam Kehidupan Sehari-hari

Daerah

Gubernur Al Haris: Universitas Muhammadiyah Pilar Penting Dalam Dunia Pendidikan di Provinsi Jambi

News

Bupati Tanjab Barat Bersama Gubernur Jambi Hadiri Rakerda Badan PABPDSI

Advertorial

Sambangi Peternak Puyuh, Satgas TMMD Ke 111 Jalankan Fungsi Komsos

Advertorial

Ketua DPRD Lendra Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan HUT RI Ke-79