Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 16 April 2026 - 09:48 WIB

OJK Sesuaikan Kebijakan SLIK, Dorong Akses Pembiayaan Perumahan Lebih Luas

OJK menyesuaikan kebijakan SLIK dengan hanya menampilkan kredit di atas Rp1 juta

OJK menyesuaikan kebijakan SLIK dengan hanya menampilkan kredit di atas Rp1 juta

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melakukan penyesuaian kebijakan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sebagai langkah strategis untuk mempercepat akses pembiayaan sektor perumahan di Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa dalam kebijakan terbaru tersebut, sistem SLIK kini hanya akan menampilkan catatan kredit dengan nilai di atas Rp1 juta.

“Kami memutuskan SLIK yang di tampilkan hanya untuk catatan kredit di atas Rp1 juta, sebagai hasil evaluasi dan diskusi yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Friderica dalam keterangannya.

Penyesuaian ini di harapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan rendah dan pekerja informal, untuk mengakses pembiayaan perumahan. Selama ini, catatan kredit kecil dengan nominal rendah kerap menjadi penghambat dalam proses pengajuan kredit, meskipun tidak mencerminkan risiko yang signifikan.

Baca Juga :  Jamdatun Tekankan Strategi Perlindungan Aset Negara dalam Kontrak Internasional

Dengan kebijakan baru tersebut, OJK berupaya menyeimbangkan antara prinsip kehati-hatian dalam sektor keuangan dan kebutuhan untuk meningkatkan inklusi keuangan di masyarakat.

OJK menilai bahwa pencatatan kredit dengan nominal kecil di bawah Rp1 juta memiliki dampak risiko yang relatif rendah terhadap profil kredit seseorang. Oleh karena itu, penyederhanaan data yang di tampilkan di SLIK di harapkan dapat membantu lembaga keuangan dalam melakukan penilaian kredit yang lebih proporsional dan relevan.

Baca Juga :  Wawako Azhar Apresiasi Peran Sempoa SIP dalam Membentuk Generasi Cerdas di HUT ke-25

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya OJK dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan kepemilikan rumah, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki hunian layak.

Meski di lakukan pelonggaran dalam tampilan data SLIK, OJK menegaskan bahwa prinsip kehati-hatian (prudential principle) tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang di ambil. Lembaga jasa keuangan tetap di wajibkan melakukan analisis kredit secara komprehensif sebelum memberikan pembiayaan kepada debitur.

Kebijakan ini di harapkan dapat menjadi stimulus positif bagi sektor properti sekaligus meningkatkan pertumbuhan kredit perumahan di tengah tantangan ekonomi saat ini.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Di Pimpin Langsung Bupati Tanjabtim Timur.
Revisi UU ASN

Daerah

Revisi UU ASN 2026: PPPK Paruh Waktu Resmi Dihapus, Mutasi Nasional Berlaku Mulai 2026
harga iPhone naik, iPhone 15, iPhone 16, iPhone 14, iPhone Indonesia, harga HP terbaru, teknologi 2026, rupiah melemah, Apple Indonesia

Daerah

Harga iPhone di Indonesia Naik hingga Rp2 Juta

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat H. Muh. Sjafril Simamora. SH. Kembali lakukan Reses Masa Sidang Tahun 2023-2024 Desa Sungai Batang

Internasional

Induk Orca Tahlequah Bawa Jasad Anaknya Selama 17 Hari, Menggetarkan Dunia

Bangko

Babinsa 420-08/Tabir Menghadiri Undangan Upacara HUT Kecamatan Tabir Barat Ke-16

Bangko

Pemerintah Kecamatan Tabir Ulu Gelar Monitoring KKS PKH Serta Edukasi Bahaya Judi Online
Nabila O'Brien

Daerah

Kawal Tuntas Kasus Nabila O’Brien, Bukti Nyata Negara Hadir