Home / Daerah / Internasional / Kota Sungai Penuh / Nasional / News

Senin, 6 April 2026 - 06:30 WIB

Bendi, Warisan Transportasi Tradisional yang Tetap Hidup di Kota Sungai Penuh

SUNGAI PENUH,http://Eksisjambi.com  – Di tengah sejuknya udara kota Sungai Penuh, derap pelan roda tua masih terdengar, membawa cerita panjang tentang warisan budaya yang tak lekang oleh waktu. Bendi, kendaraan tradisional yang dahulu menjadi andalan transportasi umum, kini tetap bertahan sebagai bagian dari identitas kota dan daya tarik wisata.

Meski tergolong klasik dan telah tergeser oleh modernisasi, keberadaan bendi di Sungai Penuh masih menjadi simbol romantisme masa lalu. Di tengah derasnya perkembangan zaman, masyarakat dan pelaku wisata berharap kendaraan khas ini tidak punah, melainkan terus hidup sebagai hiburan sekaligus ikon budaya daerah.

Di kawasan Taman Tugu yang di kenal sebagai pusat aktivitas kota, serta berhadapan langsung dengan hamparan hijau Lapangan Merdeka, suasana malam menjadi semakin hidup. Jalanan di sekitar lokasi tersebut di padati wisatawan yang menikmati sensasi berkeliling kota menggunakan bendi, menghadirkan nuansa nostalgia di tengah keramaian.

Baca Juga :  Seorang Pria Gantung Diri di Kandang Ayam

Dengan langkah mantap, kuda penarik bendi berjalan tanpa keluh. Bunyi “tak tik tuk” dari tapak kaki kuda berpadu dengan derit roda kayu menciptakan irama khas yang seolah menghidupkan kembali sejarah. Di balik kesederhanaannya, tersimpan nilai budaya yang kuat dan kisah panjang perjalanan masyarakat tempo dulu.

Tak hanya menjadi sarana transportasi, bendi juga menghadirkan kebahagiaan. Anak-anak tampak tertawa riang, sementara orang tua dan remaja tersenyum mengenang masa lalu. Seakan waktu berhenti sejenak, menghadirkan momen kebersamaan yang hangat di antara langkah kuda yang tenang.

Lebih dari sekadar kendaraan, bendi merupakan jiwa perjalanan itu sendiri menghubungkan masa lalu dengan masa kini dalam harmoni sederhana yang abadi. Keberadaannya menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak harus menghapus jejak sejarah.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Buka Lomba Pacu Perahu, Multiplayer Sungai Batanghari Bersih

Pemerintah daerah dan masyarakat di harapkan terus menjaga dan melestarikan bendi sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal. Dengan pengelolaan yang baik, bendi dapat menjadi daya tarik wisata unggulan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi generasi muda tentang pentingnya menjaga warisan leluhur.

Di tengah geliat pembangunan, Kota Sungai Penuh di harapkan tetap berlari maju tanpa melupakan akar budayanya. Biarkan bendi terus bernyanyi di jalanan kota, menghidupkan suasana objek wisata sepanjang hari, sekaligus menjadi simbol ketahanan budaya di tengah arus modernisasi.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Gunung Kunyit Kerinci yang Sarat Misteri, dari Taman Dewa hingga Jalur Harimau

Daerah

Harga Kopi Dunia Menguat Hari Ini 1,37 Persen

Advertorial

Gubernur Alharis Hadiri Penyuluhan Anti Korupsi Bagi DPRD se-provinsi Jambi

Daerah

Orang Tua Diingatkan Waspadai Dampak AI terhadap Masa Depan Karier Anak

Daerah

TAMBO Bukan Sejarah, Melainkan Bahan Dasar Penyusunan Sejarah, Ini Penjelasannya

Nasional

BNPB dan BPBD Siaga Penuh Hadapi Bencana Alam

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Sambut Kunjungan Kerja Wakil Bupati Bungo, Perkuat Sinergi Antar Daerah

Daerah

DISKOMINFOSTA Kota Sungai Penuh Siap Luncurkan Aplikasi Absensi Online “SIAP Juara”