Kerinci, http://Eksisjambi.com – Warga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, menyambut baik di gelarnya operasi pasar gas LPG tiga kilogram menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Dalam waktu tiga jam, sebanyak 560 tabung gas bersubsidi ludes di serbu warga.
Operasi pasar tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Siulak, Kabupaten Kerinci. Sejak pagi hari, ratusan warga tampak mengantre untuk mendapatkan tabung gas LPG tiga kilogram dengan harga Rp20.000 per tabung. Untuk pembelian, warga di wajibkan membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat.
Salah seorang warga, Gian, mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar tersebut. Menurutnya, harga gas LPG tiga kilogram di tingkat warung atau pengecer bisa mencapai Rp30.000 hingga Rp35.000 per tabung.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi menjelang Ramadhan kebutuhan meningkat. Kalau beli di warung bisa sampai tiga puluh lima ribu rupiah,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan operasi pasar seperti ini dapat terus di laksanakan dengan penambahan jumlah tabung serta pembagian lokasi per kecamatan. Pasalnya, saat ini pelaksanaan masih di gabung untuk Kecamatan Siulak dan Kecamatan Siulak Mukai sehingga jumlah tabung di nilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Hendri Zulkarnaen, petugas dari PT Andalan Mitra Jambi, menjelaskan bahwa operasi pasar telah berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan di laksanakan di Kecamatan Air Hangat, dan hari kedua di Kecamatan Siulak, dengan jumlah tabung yang di sediakan sama, yakni 560 tabung per lokasi.
Ia mengakui tingginya antusiasme warga sempat membuat situasi antrean kurang tertib. Namun demikian, kondisi tersebut masih dapat di kendalikan oleh petugas di lapangan.
“Kami melihat kebutuhan masyarakat memang meningkat menjelang Ramadhan. Meski sempat terjadi antrean yang kurang tertib, semuanya tetap bisa kami atur,” jelasnya.
Operasi pasar ini di harapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan gas LPG bersubsidi dengan harga terjangkau serta menekan lonjakan harga di tingkat pengecer menjelang bulan suci Ramadhan.**







