Home / News / Politik / Tanjab Timur

Sabtu, 2 November 2024 - 08:13 WIB

Paslon Urut 2 Dilla – Muslimin Tanja Kuasai Panggung Argumen Debat

Eksisjambi.com. Tanjab Timur — Gelar debat kandidat, Pilkada Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), antara kandidat paslon nomor urut 1 Zumi Laza Zulkifli – Muhammad Aris, dengan kandidat nomor urut 2, paslon

Dillah Hikmah Sari – Muslimin Tanja, berlanjut debat publik yang dimaksud, dengan membawa tema, Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Potensi Daerah tersebut, berlangsung digedung DPRD Tanjabtim, Komplek Perkantoran – Bukit Benderang, pada Jumat malam, 01/11/24.

 

Mengawali segmen debat, yaitu penyampaian visi dari masing masing, paslon nomor urut 1, dengan visi yang disampaikan Cabup Zumi Laza, Terwujudnya Kabupaten Tanjabtim Sejahtera, Adil, Mandiri, Unggul, Demokratis dan Agamis Samudra Bangkit.

Baca Juga :  Update Kode Redeem MLBB Awal Maret 2026, Klaim Sekarang 

Demikian visi Dillah – Muslimin, Tanjabtim Merata, Membangun Bersama Rakyat Untuk Sejahtera dan Bahagia, dengan 18 kerja unggulan yang menaungi akan tuntutan disetiap lapisan masyarakat.

Debat yang dipandu moderator Seera Safira ini, dari segmen awal sampai kepada segmen tanya jawab penajaman visi misi kandidat, Paslon nomor urut 2, tampak rileks dan lebih menguasai argumen debat, disetiap sesi argumen, kepada lawan debat Paslon nomor urut 1, antara Cabup Dillah dan Cawabup Muslimin Tanja, kompak sesama berbagi memiliki penguasaan jawaban, artinya Paslon nomor urut 2, nyata lebih mumpuni menguasai struktur yang di perdebatkan.

Berikut, pada segmen tanya jawab visi misi, terjadi persepsi yang saling mempertahankan, terkait kepada kesejahteraan nelayan, yaitu pemberian bantuan pompong terhadap nelayan, dimana Paslon Laza – Aris dengan bantuan pompong 3 GT.

Baca Juga :  Freeport Ajukan Perpanjangan Tambang Papua

Sementara, paslon Dillah – Muslimin, ber optimisme dengan bantuan pompong bobot 10 GT, plus alat tangkap ikan, disertai mendorong pelatihan kerja terhadap nelayan, guna peningkatan pendapatan nelayan yang lebih memungkinkan daripada dengan pompong 3 GT, sanggah Dillah maupun Muslimin, yang tetap bertahan kepada bantuan pompong tangkap ikan 10 GT, berikut jaminan asuransi dan bantuan langsung tunai kepada nelayan, ketika musim utara gelombang tinggi, yang berdampak nelayan tidak melaut. (Mul).

Share :

Baca Juga

Larangan Kembang Api

Daerah

Pemprov DKI Jakarta Larang Perayaan Tahun Baru Menggunakan Kembang Api

Advertorial

Pj Bupati Asraf Kukuhkan Perpanjangan 285 Jabatan Kades Se-kabupaten Kerinci

Daerah

Bupati Adirozal Buka  sosialisasi peraturan perundang-undangan bidang politik tahun 2022

Daerah

Telah Hadir…LOKAK STUDIO Jasa Desain Grafis Untuk Peluang Bisnis dan Usaha
Bank Jambi

Daerah

Dirut Bank Jambi Pastikan Dana Nasabah Aman, Siap Ganti Jika Terbukti Berkurang

Daerah

Ketua DPRD H.Fajran Hadiri Wisuda Khotam Iqro dan Wisuda Tahfiz
Harimau Sumatera

Internasional

Harimau Sumatera Masuk Kawasan Kantor BRIN Agam, BKSDA Sumbar Tetapkan Status Siaga Satu!

Daerah

UKM Rumahan Mampu Bertahan disaat Wabah Covid-19 Melanda