JAKARTA, – Sebanyak dua pejabat eselon I di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kompak mengundurkan diri dari jabatannya. Keduanya yakni Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Dwi Purwantono dan Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana.
Kabar pengunduran diri tersebut di benarkan Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida. Namun, ia belum menjelaskan secara rinci alasan mundurnya kedua pejabat tinggi di lingkungan kementerian tersebut.
“Saat ini masih pelaksana harian (Plh) oleh Sesditjen masing-masing, jadi belum ada pelantikan,” ujar Wida kepada awak media di Jakarta, di kutip Rabu (25/2/2026).
Untuk sementara waktu, posisi Direktur Jenderal SDA diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Dedy Natrifahrizal Dedisky Nazaroeddin yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal SDA. Sementara itu, jabatan Plh Direktur Jenderal Cipta Karya di percayakan kepada Dian Irawati yang juga merupakan Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Belum ada keterangan resmi terkait kapan pemerintah akan menunjuk pejabat definitif untuk mengisi kedua posisi strategis tersebut. Penunjukan dirjen definitif biasanya di lakukan melalui mekanisme seleksi dan pelantikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai informasi, Direktorat Jenderal SDA memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya air, termasuk pembangunan dan pemeliharaan bendungan, irigasi, pengendalian banjir, serta konservasi air. Sementara Direktorat Jenderal Cipta Karya bertanggung jawab dalam penyediaan infrastruktur permukiman, sanitasi, air minum, serta penataan bangunan dan lingkungan.
Hingga saat ini, aktivitas dan program kerja di kedua direktorat jenderal tersebut dipastikan tetap berjalan sebagaimana mestinya di bawah koordinasi pejabat pelaksana harian.**







