Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 8 April 2026 - 19:21 WIB

Pemerintah Tahan Kenaikan Tiket Pesawat di Tengah Lonjakan Harga Avtur, Siapkan Stimulus Rp2,6 Triliun

Pemerintah menahan kenaikan harga tiket pesawat di tengah lonjakan avtur hingga 70 persen

Pemerintah menahan kenaikan harga tiket pesawat di tengah lonjakan avtur hingga 70 persen

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Pemerintah mengambil langkah strategis untuk menahan kenaikan harga tiket pesawat di tengah tekanan global dan lonjakan harga avtur yang mencapai hingga 70 persen. Kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Prabowo Subianto guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan keberlangsungan industri penerbangan nasional.

Di tengah situasi ekonomi global yang bergejolak, pemerintah berupaya menyeimbangkan kepentingan konsumen dan pelaku industri. Dengan berbagai intervensi yang di siapkan, di harapkan harga tiket tetap terjangkau tanpa mengorbankan operasional maskapai.

“Langkah ini penting agar masyarakat tetap dapat bepergian dengan biaya yang wajar, sementara konektivitas antardaerah tetap terjaga,” demikian pernyataan pemerintah dalam keterangan resminya.

Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk meredam dampak kenaikan biaya operasional maskapai akibat lonjakan harga bahan bakar:

Baca Juga :  Jet Tempur TNI AU Kawal Pesawat Presiden Belarus Alexander Lukashenko

1. Subsidi PPN Di tanggung Pemerintah (DTP) hingga 11 persen

Pemerintah memberikan subsidi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat selama dua bulan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi beban langsung yang di tanggung konsumen, sehingga harga tiket tidak melonjak signifikan.

2. Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat

Komponen Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di bebaskan dari bea masuk. Langkah ini di harapkan mampu menekan biaya operasional maskapai, terutama dalam perawatan armada.

3. Penyesuaian Fuel Surcharge hingga 38 persen

Batas atas fuel surcharge di naikkan menjadi 38 persen. Penyesuaian ini memberikan ruang bagi maskapai untuk menyesuaikan tarif tanpa harus menaikkan harga tiket secara drastis di luar batas kewajaran.

4. Stimulus Anggaran Rp2,6 Triliun

Baca Juga :  Mahyeldi dan Kakak Kandung Presiden Prabowo Tanam Pohon Andalas Bersama di Unand

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 triliun sebagai bantalan (shock absorber) bagi industri penerbangan. Dana tersebut di salurkan sebesar Rp1,3 triliun per bulan selama dua bulan.

Dengan kombinasi kebijakan fiskal dan insentif operasional ini, pemerintah berharap sektor penerbangan tetap stabil di tengah tekanan biaya. Konektivitas antarwilayah yang menjadi tulang punggung mobilitas nasional juga di harapkan tetap terjaga.

Selain itu, kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah hadir dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan industri dan masyarakat. Stabilitas harga tiket pesawat di nilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, hingga distribusi logistik di berbagai daerah.

Ke depan, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga avtur global dan kondisi industri penerbangan guna menentukan langkah lanjutan yang di perlukan.**

Share :

Baca Juga

Daerah

ERNITA,SPd Kepala SDN 025/XI Desa Gedang Kota Sungai Penuh Mengucapkan Selamat & Sukses

Daerah

Bupati H. Adirozal Rakor Bersama MenpanRB Penyelesaian Tenaga Non ASN

Daerah

DPP Pro Jurnalismedia Siber Siap Gelar Rakernas dan Munaslub Khusus Ganti Nama Organisasi

Advertorial

Hadiri ICI 2025, Gubernur Al Haris Harap Pemerataan Pembangunan Infrastruktur

Daerah

Gubernur Al Haris Buka Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 se-Indonesia di UNJA
Penasehat PT. Trend Gen Harizon

Daerah

Penutupan MTQ Desa Talang Lindung, Wako Alfin Apresiasi PT Tren Gen Harizone 

Daerah

BSSN dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Keamanan Data Pekerja Indonesia
Jambi Fashion Trend 2026

Advertorial

Pesona Batik Jambi Memikat di JFT 2026, Gubernur Al Haris Tampil di Catwalk