Home / Daerah / Kota Sungai Penuh / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 24 Juni 2025 - 08:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Kembali Alami Defisit, Anggaran Dipangkas 25 Persen Per Dinas

EksisJambi.com, Sungai Penuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mengalami defisit anggaran di tahun 2025. Imbas dari kondisi ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh harus menerima kenyataan pahit berupa pemotongan anggaran hingga 25 persen untuk tahun anggaran berjalan.

Informasi ini diperoleh dari sumber internal Pemkot yang menyebutkan bahwa kebijakan pemangkasan anggaran ini sudah disampaikan secara resmi melalui surat edaran kepada seluruh dinas dan badan pada awal pekan ini.

Defisit anggaran yang terjadi disebut-sebut sebagai akibat dari rendahnya realisasi pendapatan daerah serta penyesuaian transfer dana dari pemerintah pusat, Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk melakukan rasionalisasi belanja agar roda pemerintahan tetap berjalan, meski dengan keterbatasan.

Baca Juga :  Wisuda ke XX, 431 Mahasiswa STIE-SAK Resmi Diwisuda

“Kami terpaksa melakukan pemotongan sebesar 25 persen untuk seluruh program kegiata, Ini adalah langkah sulit namun harus diambil agar tidak terjadi kegagalan anggaran di akhir tahun,” katanya.

Dampak dari pemotongan ini diperkirakan akan cukup besar, terutama pada program-program pembangunan fisik serta kegiatan pelayanan publik. Beberapa proyek yang telah direncanakan berpotensi tertunda atau bahkan dibatalkan. Hal ini juga berdampak pada mitra kerja pemerintah seperti kontraktor dan pelaksana kegiatan lainnya.

Sementara itu, sejumlah kepala dinas di Kota Sungai Penuh mengaku terkejut dengan besarnya persentase pemotongan anggaran. Mereka menyatakan akan segera melakukan penyesuaian ulang terhadap program kerja yang sudah dijadwalkan.

Baca Juga :  Wako AJB Serahkan Bantuan Pangan Bagi Warga Korban Banjir 3 Desa Tanjung

“Ini jelas berdampak pada banyak program yang sudah kami susun. Kami diminta untuk menyusun ulang prioritas kegiatan yang benar-benar esensial,” ujarnya.

Masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera mencari solusi jangka panjang atas persoalan defisit anggaran yang kerap terjadi setiap tahun. Selain perbaikan tata kelola pendapatan dan belanja daerah, transparansi dan efisiensi penggunaan anggaran juga menjadi sorotan publik.

Hingga berita ini diterbitkan, Wali Kota Sungai Penuh maupun Sekretaris Daerah belum memberikan keterangan resmi terkait kebijakan pemangkasan anggaran ini.(*)

 

Share :

Baca Juga

Bangko

Bupati Merangin H. M Syukur Lantik 15 Pejabat Tinggi Pratama
Zaid bin Tsabit

Daerah

Jejak Pemuda Jenius Penjaga Wahyu: Kisah Zaid bin Tsabit, Pahlawan di Balik Lembar Mushaf
promo top up game

Internasional

PUBG Mobile x Porsche: Top Up Razer Gold Dapat Bonus 10%

Advertorial

Desa Perintis Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-XXXVI Tingkat Kecamatan Rimbo Bujang
Dinar

Internasional

Dinar Kuwait Dinobatkan Sebagai Mata Uang Paling Mahal di Dunia

Daerah

IWO Sayangkan Tindakan Sekretaris PN Sarolangun Usir Jurnalis saat Liputan Dilokasi Tahanan Kabur 

Advertorial

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi Bahas Tiga Agenda

Daerah

Pj. Bupati Aspan Hadiri Acara Gendang Guro-guro Aron Persadan