Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 9 April 2026 - 09:06 WIB

Peneliti ITS Kembangkan “Benwit”, Bensin Alternatif dari Kelapa Sawit 

ITS Kembangkan Bensin dari Sawit

ITS Kembangkan Bensin dari Sawit

Surabaya,http://Eksisjambi.com –  Inovasi di bidang energi kembali lahir dari kalangan akademisi. Peneliti dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang di pimpin oleh Hosta Ardhyananta berhasil mengembangkan bahan bakar alternatif berbasis kelapa sawit yang di beri nama “Benwit”. Produk ini di gadang-gadang menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil di Indonesia.

Benwit merupakan bahan bakar hasil pengolahan minyak kelapa sawit menggunakan metode catalytic cracking, yaitu teknik pemecahan molekul hidrokarbon kompleks menjadi fraksi yang lebih ringan. Melalui proses ini, minyak sawit di ubah menjadi bahan bakar dengan komposisi yang mendekati bensin konvensional yang umum di gunakan masyarakat.

Baca Juga :  Maraknya Rokok Ilegal Di Kerinci Sungai Penuh Jambi

Dalam pengembangannya, tim peneliti ITS memanfaatkan teknologi katalitik yang memungkinkan proses konversi berlangsung lebih efisien dan terukur. Metode ini di nilai mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan, sekaligus menjaga kualitas bahan bakar agar tetap memenuhi karakteristik penting seperti volatilitas dan kestabilan pembakaran.

Tidak hanya unggul dari sisi efisiensi, Benwit juga di rancang lebih ramah lingkungan. Proses produksinya mampu meminimalkan emisi gas buang, sementara sisa hasil pengolahan dapat di manfaatkan kembali sebagai sumber energi. Bahkan, residu yang di hasilkan berpotensi di olah menjadi jenis bahan bakar lain, sehingga mengurangi limbah secara keseluruhan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hadiri Peresmian Rumah Restoratif Justice

Pengembangan Benwit di nilai sebagai langkah penting dalam mendukung transisi energi nasional. Selain mengoptimalkan potensi kelapa sawit sebagai komoditas unggulan, inovasi ini juga mendorong hilirisasi industri sawit agar memiliki nilai tambah lebih tinggi di dalam negeri.

Ke depan, para peneliti berharap Benwit dapat di kembangkan hingga tahap komersialisasi dan di adopsi secara luas, sehingga mampu menjadi alternatif bahan bakar yang berkelanjutan, ekonomis, dan kompetitif di pasar energi nasional.**

Share :

Baca Juga

Daerah

GEMA Perjuangan Maharani Nusantara Hadir di Jambi
Musim kemarau mulai meluas di Indonesia

Daerah

Waspada, Musim Kemarau Mulai Meluas ke Sejumlah Wilayah Indonesia per 17 April 2026

Internasional

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.000 Triliun, BI Klaim Masih Aman

Bangko

Merangin Promosikan Desa Wisata di HDN

Advertorial

Kadis Maya Bersama Dandim Kerinci Pantau Titik Longsor

Internasional

Kejagung Pamer Rp 2 Triliun Uang Korupsi CPO

Daerah

Duka dari Hutan Bengkulu: Induk dan Anak Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Mukomuko

Advertorial

Bupati Adirozal Didampingi Ketua TP PKK Nailil Husna Buka Pesantren Kilat Ramadhan