Kerinci, http://Eksisjambi.com – Beredar Sebuah vedio warga Seorang remaja yang di duga sebagai pengedar sekaligus pengguna lem akhirnya diamankan aparat setelah lama meresahkan masyarakat Desa Sungai Tutung. Penangkapan dilakukan oleh Babinsa setempat di sebuah rumah yang selama ini diduga kerap dijadikan tempat aktivitas menghirup lem, belum lama ini.
Menurut keterangan warga, aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan sering terjadi pada malam hari. Rumah tersebut kerap didatangi sejumlah orang, termasuk anak-anak muda, untuk menghirup lem yang dikenal berbahaya bagi kesehatan.
“Sudah lama kami resah. Hampir setiap malam selalu ada yang datang ngelem di rumah itu. Alhamdulillah sekarang sudah ditangkap,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Dalam penangkapan tersebut, Babinkamtibmas dan Babinsa berhasil mengamankan terduga pelaku secara tertangkap basah. Selain remaja tersebut, aparat juga mendapati dua orang perempuan yang diduga turut melakukan aktivitas menghirup lem. Keduanya diketahui berasal dari luar desa.
Warga berharap aparat dapat menindaklanjuti kasus ini secara serius agar memberikan efek jera, termasuk menelusuri dari mana lem tersebut diperoleh serta siapa saja yang terlibat dalam aktivitas menghirup lem di lokasi tersebut.
“Kami minta ditindak tegas, supaya jadi pelajaran. Tolong diungkap juga dari mana lem itu dibeli dan siapa saja yang biasa ngisap lem di rumah itu,” lanjut warga.
Kepala Desa Sungai Tutung, Ade Haryono, turut mendapat apresiasi dari masyarakat atas dukungan dan koordinasinya bersama aparat hingga kasus tersebut berhasil diungkap. Warga menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap keselamatan generasi muda.
Terkait beredarnya video penangkapan di masyarakat, pihak terkait menyebutkan bahwa video tersebut telah mendapat izin dan tidak dapat dihapus karena bersifat dokumentasi resmi. Video tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih waspada dalam menjaga anak-anak dari pergaulan bebas dan penyalahgunaan zat berbahaya.
“Ini jadi pengingat bagi kita semua. Menghirup lem, mabuk-mabukan, apalagi narkotika, sangat merusak masa depan dan kesehatan,” pungkas warga.**







