Home / Kota Sungai Penuh / Politik

Sabtu, 14 November 2020 - 09:48 WIB

Penghadangan Berujung Bentrok, Ini Kata Fikar Azami dan Yos Adrino

SUNGAIPENUH-Pasca penghadangan yang dialami Paslon Walikota dan Wakil Walikota, Fikar Azami-Yos Adrino di Kecamatan Koto Baru, Kamis (12/11) kemarin, Paslon Nomor urut 2 Fikar-Yos angkat bicara.

Menanggapi hal tersebut, Calon Wali Kota Sungai Penuh, Fikar Azami, mengatakan bahwa paslon nomor urut 2 Fikar – Yos mengecam keras aksi penghadangan di Kecamatan Koto Baru oleh orang – orang yang tidak bertanggung jawab, yang menyebabkan jatuhnya banyak korban dari simpatisan dan pendukung Fikar – Yos, yang disebabkan serangan lemparan batu.

Atas kejadian itu, paslon dengan Visi Kota Sungai Penuh Madani ini berharap, semoga ini menjadi kejadian yang terakhir, dan jangan lagi ada korban. Fikar – Yos berharap, aparat keamanan dapat mengusut tuntas dan menindak tegas semua pelaku kekerasan yang telah mencoreng demokrasi.

“Marilah kita berdemokrasi dengan bijak dan penuh kedewasaan. Demokrasi tidak perlu dihadapi dengan kekerasan, biarkan masyarakat menentukan pilihannya sendiri jangan diintimidasi,” ucapnya.

Baca Juga :  DPRD Provinsi Jambi Setujui 7 Ranperda Jadi Perda

Dikatakan Fikar bahwa, untuk tim dan simpatisan seluruh calon, silahkanlah mengkampanyekan calon masing -masing dengan cara yang terhormat, tanpa harus mencaci maki dan tanpa harus bertindak premanisme.

“Kita semua bersaudara apapun suku, agama dan asal kita, kita semua adalah masyarakat Kota Sungai Penuh. Kami mengajak seluruh masyarakat, mari kita ciptakan pilkada yang aman dan damai,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Calon Wakil Walikota, Yos Adrino. Dia menambahkan, bahwa dirinya sangat menyayangkan dengan adnya penghadangan yang berujung kontak fisik tersebut. Menurut dia, dalam berdemokrasi dan suksesi pilkada, kampanye sudah sudah diatur oleh UU. Dengan adanya penghadangan di Kecamatan Koto Baru dan tempat lain, Yos menilai sangat tidak etis dalam berpolitik.

“Kita tetap menghimbau kepada semua simpatisan Fikar-Yos tidak mengikuti cara yang demikian. Itu sudah terbukti, saat paslon nomor urut 1 berkampanye di kecamatan atau desa basis Fikar-Yos aman-aman saja dan tidak ada penghadangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Binrohtal Islam, Perkuat Iman dan Karakter Personel Polri

Seperti di Kecamatan Sungai Bungkal, Kecamatan Kumun Debai, Kecamatan Sungai Penuh, masyarakat bisa melihat aman-aman saja dan tidak ada penghadangan sama sekali. Termasuk di Kecamatan Tanah Kampung, juga belum terjadi penghadangan,” sambung Yos.

Begitupun dengan Pesisir Bukit, dirinya memiliki hubungan darah dengan Pesisir Bukit, karena kakeknya berasal dari Pesisir Bukit, yakni H Muchtaruddin gelar Depati Mandaro Gedang (nyantan gdea). Oleh sebab itu, dia tidak percaya jika masyarakat Pesisir Bukit berbuat begitu (penghadangan,red), pasti ada oknum yang sengaja memprovokasi dan memanfaatkan situasi untuk penghadangan terhadap Fikar-Yos.

“Saat kita blusukan dan bertemu dengan masyarakat Koto Bento, Koto Tengah dan Koto Lolo, semua masyarakat menyambut baik kedatangan kami untuk bersilaturrahmi. Untuk itu, dirinya menghimbau agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu yang bermaksud untuk memprovokasi dan merusak tatanan sosial ditengah masyarakat,” terangnya.(red***)

Share :

Baca Juga

Kota Sungai Penuh

Semangat dan Antusias Tim Srikandi Desa Tanjung Solidkan Barisan Menangkan Fikar-Yos

News

Dilla – Muslimin Serukan Rekonsiliasi Siap Berlaku Adil Merata

Daerah

Wawako Antos Pimpin Sidak Prokes Covid-19

Advertorial

Wako Ahmadi Kukuhkan Pengurus PABPDSI Kota Sungai Penuh Periode 2023-2028

Daerah

Wako & Wawako Sungai Penuh Ikuti Arahan Mendagri Dalam Penanganan Covid-19

Daerah

Azwarman : Zona Kuning Bukan Berarti Sudah Aman Terhadap Penyakit Covid-19

Advertorial

Ketua DPRD kota Sungai Penuh Hadiri HUT Ke-67 Provinsi Jambi

Advertorial

Tabir Raya Terus Menggeliat Menuju Sebuah DOB