Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 19 Januari 2026 - 13:33 WIB

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, 10 Orang Dipastikan Meninggal Dunia

ATR 42-500

ATR 42-500

Makassar, http://Eksisjambi.com – Kecelakaan udara tragis terjadi di wilayah pegunungan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 17 Januari 2026. Sebuah pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) di laporkan jatuh saat menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.

Penting untuk di klarifikasi, pesawat yang mengalami kecelakaan bukan ATR 400, karena varian tersebut tidak pernah di produksi. Pesawat yang terlibat merupakan ATR 42-500.

Berdasarkan data resmi terbaru hingga Minggu, 19 Januari 2026, pesawat tersebut membawa 10 orang, terdiri dari 7 kru pesawat dan 3 penumpang. Seluruhnya di pastikan meninggal dunia setelah pesawat menghantam tebing dan masuk ke jurang sedalam sekitar 200 meter di kawasan Gunung Bulusaraung.

Baca Juga :  Daftar Kode Redeem Free Fire Terbaru 13 Maret 2026, Klaim Sekarang Juga

Sebelumnya sempat beredar informasi bahwa jumlah penumpang mencapai 11 orang, namun setelah di lakukan verifikasi ulang, otoritas memastikan total korban berjumlah 10 orang.

Ketiga penumpang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, yakni:

  1. Ferry Irawan – Analis Kapal Pengawas
  2. Deden Mulyana – Pengawas Perikanan Pertama
  3. Yoga Naufal – Operator Foto Udara

Sementara itu, tujuh kru yang bertugas dalam penerbangan tersebut adalah: Pilot: Capt. Andy Dahananto dan Kru lainnya: Yudha Mahardika, Hariadi, serta empat staf teknis/kru dari maskapai Indonesia Air Transport

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan berhasil menemukan puing-puing pesawat dan jenazah korban di area tebing curam dan jurang terjal. Medan yang ekstrem serta cuaca yang tidak menentu sempat menyulitkan proses evakuasi.

Baca Juga :  Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

Saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri) tengah melakukan proses identifikasi korban dengan mengumpulkan data antemortem dari keluarga korban di Makassar. Proses ini di lakukan untuk memastikan identitas korban secara akurat sebelum di serahkan kepada pihak keluarga.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas penerbangan terkait. Fokus investigasi meliputi kondisi cuaca, teknis pesawat, serta faktor operasional penerbangan.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi dunia penerbangan nasional serta keluarga para korban yang di tinggalkan.*”

Share :

Baca Juga

LDK MAN 1 Sungai Penuh,

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Hadiri dan Apresiasi LDK MAN 1 Sungai Penuh
TAYOTA CAROLLA CROSS

Artikel

Toyota Corolla Cross 2025 Tangguh, Efisien dan Ramah

Daerah

Pemerintah Kabupaten Kerinci Gelar perayaan Tahun Baru Islam 1444 Hijriah 
Dampak Gempa Agam Sumatera Barat

Daerah

Sejumlah Rumah Warga di Agam Dilaporkan Retak Pascagempa Pagi Minggu
Taspen

Daerah

Gaji Pensiunan PNS Cair Taspen Tegaskan Belum Ada Kenaikan Resmi
iPhone 17 Apple

Internasional

Apple Resmi Luncurkan iPhone 17 Fitur dan Desain Canggih 
Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini

Daerah

Daftar Kode Redeem Free Fire Terbaru 16 Maret 2026, Klaim Skin dan voucher 

Daerah

Kanim Kelas III Non TPI Kerinci Gelar Rakor TIMPORA di Kota Sungai Penuh