http://Eksisjambi.com – Seorang pengamat pesawat (plane spotter) berhasil mengabadikan momen langka ketika pesawat pembom siluman terbaru milik Angkatan Udara Amerika Serikat, Northrop Grumman B-21 Raider, melakukan pengisian bahan bakar di udara untuk pertama kalinya selama penerbangan uji coba.
Peristiwa tersebut terjadi pada 10 Maret 2026 di atas kawasan Gurun Mojave, tidak jauh dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards di negara bagian California, Amerika Serikat.
Dalam gambar yang beredar, pesawat pembom siluman generasi terbaru itu terlihat terhubung dengan pesawat tanker Boeing KC-135 Stratotanker melalui sistem boom pengisian bahan bakar di udara. Proses tersebut berlangsung pada ketinggian sekitar 23.000 kaki selama misi penerbangan uji yang berlangsung lebih dari lima jam.
Momen ini menjadi pengamatan publik pertama yang memperlihatkan secara jelas kemampuan pengisian bahan bakar di udara dari B-21 Raider selama rangkaian kampanye uji terbangnya.
Tonggak Penting Uji Coba B-21 Raider
Pengisian bahan bakar di udara merupakan salah satu kemampuan krusial bagi pesawat pembom strategis jarak jauh. Dengan kemampuan ini, B-21 Raider dapat memperpanjang jangkauan operasionalnya tanpa harus mendarat untuk mengisi bahan bakar.
Para analis pertahanan menilai, keberhasilan uji ini menandai tahapan penting dalam pengembangan pesawat pembom siluman tersebut. Sistem pengisian bahan bakar udara juga menjadi bagian dari pengujian kompatibilitas B-21 dengan armada tanker Angkatan Udara AS yang sudah beroperasi.
Pesawat tanker KC-135 Stratotanker yang digunakan dalam pengujian merupakan salah satu tulang punggung armada pengisian bahan bakar udara milik Angkatan Udara AS yang telah digunakan selama beberapa dekade dalam berbagai operasi militer dan latihan.
B-21 Raider dikembangkan oleh perusahaan pertahanan Northrop Grumman sebagai pesawat pembom siluman generasi terbaru yang dirancang untuk menggantikan sebagian armada pembom lama milik Angkatan Udara AS, termasuk Northrop B-2 Spirit dan Rockwell B-1B Lancer.
Pesawat ini dirancang dengan teknologi stealth canggih, sistem avionik modern, serta kemampuan operasi jarak jauh yang lebih efisien. B-21 juga diproyeksikan mampu membawa berbagai jenis persenjataan, baik konvensional maupun nuklir, sebagai bagian dari strategi penangkalan Amerika Serikat di masa depan.
Sejak melakukan penerbangan perdana pada akhir 2023, B-21 Raider terus menjalani serangkaian pengujian intensif untuk memastikan seluruh sistemnya bekerja optimal sebelum nantinya diproduksi secara massal dan dioperasikan secara penuh oleh Angkatan Udara AS.
Foto-foto yang diambil oleh plane spotter tersebut pun langsung menarik perhatian komunitas aviasi dan pengamat militer dunia karena memberikan gambaran nyata perkembangan terbaru dari program pembom siluman paling mutakhir tersebut.**






