Home / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News

Sabtu, 31 Mei 2025 - 21:17 WIB

PLTP Muara Laboh II Senilai 8,2  T Resmi Dibangun, Langkah Nyata Energi Terbarukan

Eksisjambi.com, Solok Selatan- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama PT Supreme Energy mengumumkan dimulainya tahap konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Laboh Unit II, yang berlokasi di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Proyek ini menandai komitmen kuat dalam mendukung transisi energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di wilayah barat Indonesia.

Dengan nilai investasi mencapai Rp8,2 triliun, proyek PLTP ini dirancang memiliki kapasitas 80 megawatt (MW) dan diproyeksikan mampu menyuplai energi listrik bagi lebih dari 760.000 rumah tangga. PLTP Muara Laboh Unit II merupakan pengembangan dari unit sebelumnya dan bagian dari rencana total kapasitas hingga 140 MW.

“Pembangunan PLTP ini bukan hanya tentang penyediaan listrik, tapi juga tentang masa depan energi bersih, penciptaan lapangan kerja, dan pemberdayaan masyarakat lokal,” ujar Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam seremoni penandatanganan financial close yang berlangsung pada 23 Mei 2025 kemaren.

Baca Juga :  Wabup Kerinci H. Murison Buka Jambore Ranting Wilayah IV

Proyek ini digarap oleh konsorsium internasional yang melibatkan PT Supreme Energy Muara Laboh, Sumitomo Corporation dan INPEX Corporation dari Jepang, serta mitra dari Australia. Sementara itu, pendanaan diperoleh dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC), Asian Development Bank (ADB), dan Nippon Export and Investment Insurance (NEXI).

“Dukungan global terhadap proyek ini mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap potensi energi panas bumi Indonesia,” kata Supramu Santosa, Presiden Direktur PT Supreme Energy.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan PLTP Muara Laboh Unit II. Proyek ini diperkirakan akan menyerap hingga 80% tenaga kerja lokal, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat infrastruktur wilayah.

Baca Juga :  Sesar Besar Sumatra Sepanjang 1.900 Km, Bisakah Bergeser Sekaligus Seperti di Myanmar dan Turki?

Selain itu, proyek ini diharapkan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 900.000 ton CO₂ per tahun, sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.

“Ini adalah langkah maju untuk Solok Selatan menuju wilayah yang mandiri energi, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi,” ungkap Bupati Solok Selatan, Khairunas.

PLTP Muara Laboh Unit II ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2028. Proyek ini dikembangkan dengan menerapkan standar tertinggi dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). (*)

Share :

Baca Juga

PLTA Kerinci Merangin Hydro

Daerah

Manfaat PLTA KMH Bagi Masyarakat: Dorong Energi Bersih hingga Kesejahteraan Warga
SMKN 3 Tanjab Timur

Daerah

Diduga Dipicu Teguran Guru, Aksi Pengeroyokan Terjadi di SMKN 3 Tanjab Timur

Advertorial

Bupati Pj.Asraf Hadiri Gerakan Serentak Transisi PAUD Ke SD Yang Menyenangkan

Daerah

Batik Air Resmi Layani Penerbangan Harian di Kabupaten Bungo Mulai 15 Juni 2026

Daerah

Kebakaran Hebat di Pasar Payakumbuh Sumbar Makan Korban
Hujan Petir

Daerah

BMKG Ingatkan Warga: Ini 7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hujan Petir

Daerah

Ketua DPRD Fajran,Tanggapi Petisi Demonstrasi Mahasiswa

Daerah

Harga BBM Pertamina Stabil, Ini Rincian Terbaru Hari Ini