Home / Daerah / Internasional / Kerinci / Nasional / News

Senin, 5 Januari 2026 - 20:00 WIB

PolemiK Gunung Kerinci Punya Siapa? Ini Fakta Geografis dan Administratifnya

Gunung kerinci

Gunung kerinci

KERINCI, http://Eksisjambi.com –  Perdebatan mengenai “Gunung Kerinci itu milik siapa?” kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Isu ini kerap memicu adu argumen antara warganet dari Provinsi Jambi dan Sumatera Barat, terutama karena kedekatan geografis kawasan Gunung Kerinci dengan kedua wilayah tersebut.

Jika ditinjau dari sisi geografis dan administratif, Gunung Kerinci secara resmi berada di wilayah Provinsi Jambi, tepatnya di Kabupaten Kerinci. Penetapan ini didasarkan pada garis batas wilayah pemerintahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui regulasi administrasi daerah.

Namun demikian, tidak dapat dimungkiri bahwa posisi Gunung Kerinci memang sangat dekat dan bersinggungan langsung dengan wilayah Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Kedekatan inilah yang membuat Gunung Kerinci memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat di kedua provinsi.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris : Alumni STIA-LAN RI Provinsi Jambi Harus Mampu Tunjukkan Prestasi dan Dedikasi

Secara lebih luas, Gunung Kerinci merupakan bagian utama dari kawasan konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Taman nasional ini menjadi salah satu kawasan konservasi terbesar di Asia Tenggara dengan wilayah yang membentang lintas provinsi, meliputi Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, hingga Sumatera Selatan.

Dengan status tersebut, Gunung Kerinci tidak hanya menjadi milik satu daerah secara administratif, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama masyarakat lintas provinsi. Ekosistem hutan, flora dan fauna, serta kawasan penyangga TNKS membutuhkan perlindungan kolektif demi menjaga keseimbangan alam dan kelestariannya.

Para pemerhati lingkungan menilai, perdebatan mengenai kepemilikan wilayah seharusnya tidak menjadi pemicu konflik, melainkan momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Gunung Kerinci, yang dikenal sebagai “Atap Sumatera”, merupakan kekayaan alam nasional yang patut dibanggakan seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Semarak Syiar Islam di Kerapatan Adat Negeri Jujun, Bupati Kerinci Buka MTQ ke-46

“Daripada memperdebatkan soal milik siapa, lebih baik kita fokus pada bagaimana menjaga Gunung Kerinci agar tetap lestari. Mau mendaki lewat jalur Jambi atau Sumatera Barat, yang terpenting adalah menjaga kebersihan dan tidak merusak alam,” ujar pegiat lingkungan Suhud.

Dengan semangat kebersamaan, Gunung Kerinci diharapkan dapat terus menjadi simbol persatuan dan kebanggaan masyarakat Sumatera. Upaya pelestarian yang konsisten akan memastikan generasi mendatang tetap dapat menyaksikan kegagahan Gunung Kerinci tanpa harus diwarnai perdebatan serupa.

Mari bersama-sama menjaga Gunung Kerinci sebagai warisan alam bangsa Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Hukum

DPR RI Setujui Revisi UU Menjadi Undang-undang TNI

Advertorial

Pakai Kendaraan Roda Dua Wawako Antos Cek Kesiapan Pelaksanaan Pilkades

Daerah

PLTA Kerinci Merangin Hidro Ikut Partisipasi Dalam Memeriahkan Festival Danau Kerinci Ke-XIX
Mark Zuckerberg,

Internasional

Mark Zuckerberg Rilis Ray-Ban Display, Kacamata AI Pengganti HP

Daerah

Judi Sabung Ayam di Mendahara Ilir Dibubarkan Polisi

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pembukaan Gubernur Cup Jambi 2024
Kode redeem Free Fire (FF) terbaru hari ini

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 14 April 2026: Klaim Hadiah Menarik 

Advertorial

Bupati Dillah Hich Resmikan Trayek Bus DAMRI Operasi Wilayah Pesisir Pantai Tanjabtim