Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 20 Juli 2026 - 07:38 WIB

Belanda Kembalikan 472 Artefak Pusaka Indonesia

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Tanggal 10 Juli 2023 menjadi salah satu momen bersejarah dalam upaya pelestarian warisan budaya Indonesia. Pada hari tersebut, Pemerintah Belanda secara resmi mengembalikan 472 artefak bersejarah kepada Indonesia melalui proses repatriasi, setelah benda-benda tersebut di nyatakan berasal dari pengambilan pada masa kolonial.

Pengembalian ratusan benda bersejarah itu merupakan hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Belanda dalam rangka mengembalikan warisan budaya ke tanah asalnya. Langkah tersebut juga menjadi simbol penting pengakuan atas nilai sejarah dan hak kepemilikan budaya Indonesia.

Ratusan artefak yang di pulangkan terdiri dari berbagai koleksi bernilai tinggi, di antaranya Harta Karun Kerajaan Lombok, arca-arca peninggalan Kerajaan Singasari, koleksi seni Pita Maha Bali, serta Keris Puputan Klungkung yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan spiritual bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  El Niño Diproyeksikan Menguat, Pasar Kopi Global Berpotensi Hadapi Risiko Produksi hingga 2027

Repatriasi ini merupakan bagian dari komitmen kedua negara dalam menyelesaikan persoalan kepemilikan benda budaya yang berpindah tangan selama masa penjajahan. Proses pengembalian di lakukan setelah melalui penelitian mendalam oleh para ahli dan rekomendasi dari komite independen di Belanda.

Bagi Indonesia, kembalinya ratusan artefak tersebut bukan hanya menambah koleksi museum nasional, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian sejarah bangsa. Artefak-artefak tersebut menjadi sumber pengetahuan penting bagi generasi muda untuk memahami perjalanan sejarah, kebudayaan, dan peradaban Nusantara.

Baca Juga :  BKSAP DPR RI Dorong Pariwisata Bali Berkualitas dan Berkelanjutan 

Peristiwa 10 Juli 2023 juga menjadi pengingat bahwa benda-benda bersejarah bukan sekadar koleksi museum atau objek seni, melainkan bagian dari identitas, jati diri, serta memori kolektif bangsa yang harus di jaga dan di wariskan kepada generasi mendatang.

Keberhasilan repatriasi ini di harapkan menjadi awal bagi pengembalian artefak-artefak Indonesia lainnya yang masih berada di berbagai negara, sehingga warisan budaya Nusantara dapat kembali ke tempat asalnya dan di nikmati oleh masyarakat Indonesia.*

Share :

Baca Juga

Daerah

Harga Emas Hari Ini 20 Juli 2026 Turun Rp9.724

Advertorial

Gubernur Al Haris Jadikan Seberang Kota Sebagai Kampung Wisata Religius

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Pos PAM Lebaran di Desa Pematang Lumut Pastikan Kesiapan Arus Balik

Bangko

Lepas Pawai Takbir Iduladha, Bupati M. Syukur Lepas Pawai Takbir Keliling Sambil Mengajak Jaga Situasi Agar Tetap Aman dan Kondusif

News

Borobudur Buka Sunrise Premium,Tiket Ludes Diburu

Advertorial

Sekda Sudirman : Kenaikan Pangkat Harus Sejalan Dengan Peningkatan Kompetensi

Daerah

Saatnya Aksi Nyata Selamatkan Pesisir Bupati Tanjabtim Susun Regulasi Mangrove
Tiket Gratis Gubernur cup 2026

Nasional

Pemprov Jambi Pastikan Tiket Final Gubernur Cup Jambi 2026 Gratis!!