Eksisjambi.com – Salah satu putra terbaik asal Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Kol.Chk.Dr.Irman Putra, S.Fil., S.H., M.H., dipercaya sebagai Wakil ketua pembina Tani Merdeka Indonesia, sedangkan sebagai Ketua Dewan pembina adalah Wakil menteri pertanian Sudaryono.
Untuk mengemban amanah besar dalam struktur Tani Merdeka Nasional, organisasi strategis yang didirikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam struktur organisasi ini, Irman Putra ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Antar Lembaga, sekaligus dipercaya sebagai Dewan Pembina Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia. Penunjukan ini menegaskan peran penting dirinya dalam upaya membangun sinergi lintas lembaga demi peningkatan kesejahteraan petani Indonesia.
Tugas dan Fungsi Wakil Ketua Umum Bidang Antar Lembaga:
1. Koordinasi dan Kerjasama, Mengkoordinasikan serta menjalin kerja sama aktif dengan lembaga-lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil guna mendorong kemajuan sektor pertanian.
2. Pengembangan Jaringan, Membangun dan memperluas kemitraan strategis demi memperkuat peran dan posisi Tani Merdeka Nasional dalam memperjuangkan hak dan kepentingan petani.
3. Pengawasan dan Evaluasi, Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kerja sama serta mengevaluasi efektivitas program kemitraan dengan lembaga-lembaga lain.

4. Pengembangan Kebijakan, Menyusun kebijakan dan strategi untuk meningkatkan efektivitas program kerja sama kelembagaan di sektor pertanian.
5. Penggalangan Sumber DayaMenggalang dukungan dan sumber daya dari berbagai lembaga guna memperkuat kapasitas organisasi Tani Merdeka Nasional.
Kol.Chk.Dr.Irman Putra menegaskan pentingnya peran Tani Merdeka Nasional dalam membangun kolaborasi lintas sektor demi mendukung agenda besar pemerintah di bidang pertanian. “Kami terus mendorong terbentuknya jaringan kerja yang kuat sebagai kunci meningkatkan kesejahteraan petani dan keberhasilan program-program pertanian nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irman Putra juga menyampaikan bahwa DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) dan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Tani Merdeka segera dibentuk di setiap provinsi dan kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya penguatan struktur organisasi di daerah.
Tujuan utama pembentukan struktur daerah ini adalah untuk memperjuangkan kesejahteraan petani melalui program-program yang inovatif dan dukungan konkret terhadap sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di desa-desa seluruh Indonesia.
Ia menambahkan, “Di Pulau Jawa, 100 persen DPW dan DPD Tani Merdeka sudah terbentuk. Saat ini, fokus kami adalah mempercepat pembentukan struktur di wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Jambi, agar bisa rampung dalam waktu dekat.”ungkapnya.
DPW dan DPD Tani Merdeka Provinsi dan kabupaten/kota akan menjadi penggerak utama dalam mendorong produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di masing-masing wilayah. Struktur ini juga berfungsi sebagai perpanjangan tangan dari program-program nasional agar lebih terintegrasi dengan kebutuhan lokal.
Dengan terbentuknya jaringan Tani Merdeka hingga ke tingkat daerah, diharapkan organisasi ini mampu membawa perubahan signifikan dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia secara berkelanjutan dan merata.(*)







