Jambi,Eksisjambi.com – Di era digital yang semakin terhubung, penggunaan QR Code menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mulai dari transaksi keuangan, registrasi acara, hingga pemesanan makanan Namun, di balik kemudahannya, muncul ancaman baru yang kini mulai merebak: quishing.
Apa Itu Quishing? Quishing merupakan bentuk phishing (penipuan digital) yang memanfaatkan QR Code untuk menipu pengguna agar mengunjungi situs palsu atau memberikan informasi pribadi seperti username, password, nomor kartu kredit, maupun data pribadi lainnya.
Pelaku biasanya menempelkan QR Code palsu di tempat umum seperti restoran, tempat parkir, atau bahkan di papan pengumuman resmi menggantikan kode asli yang sah.
“Quishing ini sangat berbahaya karena korban sering kali tidak sadar bahwa QR Code yang mereka pindai bukan milik lembaga resmi,” jelas pakar keamanan siber dari Cyber Security Indonesia, Arif Ramadhan, Jumat (31/10/2025).
Menurutnya, modus ini meningkat pesat seiring populernya pembayaran digital dan akses cepat via ponsel.
Modus dan Cara Kerja, Begitu QR Code palsu di pindai, korban akan di arahkan ke tautan situs tiruan yang tampilannya menyerupai halaman resmi, seperti situs bank, marketplace, atau platform layanan publik. Dari sana, pengguna akan di minta mengisi data pribadi atau login.
Data tersebut langsung tersimpan di server milik pelaku dan bisa di gunakan untuk pencurian identitas, pembobolan rekening, maupun kejahatan digital lainnya.
Beberapa modus quishing juga menanamkan malware di perangkat korban, sehingga pelaku dapat memantau aktivitas pengguna tanpa sepengetahuan mereka.
Ciri-Ciri QR Code Berbahaya, Ada beberapa tanda yang perlu di waspadai:
- QR Code di tempel di tempat umum tanpa keterangan resmi.
- Tautan yang muncul tidak menggunakan domain resmi (misalnya .com palsu atau typo seperti bri-indonexia.com).
- Tampilan situs mencurigakan atau meminta login tanpa alasan jelas.
- QR Code di terima lewat pesan pribadi dari sumber yang tidak di kenal.
Cara Mencegah Quishing, Untuk menghindari menjadi korban quishing, para ahli menyarankan beberapa langkah pencegahan berikut:
- Selalu periksa tautan sebelum membuka situs hasil scan QR Code.
- Gunakan aplikasi pemindai bawaan dari instansi resmi (seperti bank atau merchant terpercaya).
- Jangan pernah memasukkan data pribadi setelah memindai QR Code tanpa memastikan keasliannya.
- Perbarui sistem keamanan dan antivirus di perangkat Anda secara berkala.
- Laporkan jika menemukan QR Code mencurigakan di ruang publik.
Waspadai dan Edukasi Diri, Pemerintah dan lembaga keuangan kini gencar mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan QR Code.
“Kesadaran digital masyarakat harus di tingkatkan Jangan asal scan, karena satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” tegas Arif.
Dengan maraknya praktik quishing, masyarakat di himbau untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk kemudahan digital yang di tawarkan Di dunia maya, keamanan tetap di mulai dari kesadaran pengguna itu sendiri.(*)







