JAKARTA, http://Eksisjambi.com– Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Badan Gizi Nasional (BGN) untuk tahun anggaran 2025 resmi di buka. Proses pendaftaran mulai berlangsung sejak 5 Desember 2025, dengan menyediakan 32.000 formasi bagi para pelamar.
Rekrutmen besar ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia.
Program MBG yang menjadi prioritas nasional membutuhkan tenaga profesional tambahan untuk mendukung operasional lapangan, pengawasan gizi, hingga manajemen pendistribusian makanan bergizi bagi anak sekolah dan kelompok rentan.
Oleh sebab itu, BGN membuka kesempatan bagi pelamar dari berbagai latar belakang pendidikan sesuai kebutuhan formasi.
Untuk formasi khusus, seleksi PPPK BGN meliputi beberapa tahapan awal, di antaranya: Pendaftaran dan Seleksi Administrasi: 5–10 Desember 2025
Jadwal seleksi lainnya, termasuk ujian kompetensi, akan di sampaikan secara resmi melalui laman informasi yang telah di sediakan.
Pelamar dapat melihat jadwal lengkap seleksi melalui situs edukasi dan pemerintahan yang telah mempublikasikan detail tahapan, salah satunya di pojoksatu
Pendaftaran di lakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN): sscasn.bkn.go.id
Para pelamar di imbau untuk menyiapkan seluruh berkas sesuai persyaratan, mulai dari dokumen identitas, kualifikasi pendidikan, hingga dokumen pendukung lainnya yang di persyaratkan dalam formasi tertentu.
Sementara itu, informasi resmi mengenai persyaratan lengkap, ketentuan formasi, serta pengumuman terkait rekrutmen dapat di akses melalui laman Badan Pangan Nasional (NFA) selaku instansi induk BGN: badanpangan.go.id/pengumuman
Pembukaan seleksi tahun ini merupakan upaya pemerintah memperkuat struktur organisasi gizi nasional, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan intervensi gizi lebih cepat dan terukur.
Para tenaga PPPK nantinya akan di tempatkan di berbagai wilayah sesuai kebutuhan, dengan fokus pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi harian.
BGN menegaskan bahwa seluruh proses seleksi di lakukan secara transparan, berbasis sistem, dan tidak di pungut biaya apa pun. Masyarakat di minta berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan penerimaan PPPK.(*)







