Home / Internasional / Nasional / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:05 WIB

Sejumlah Bangunan di Karawang Rusak Akibat Gempa M 4,9 Bekasi

 

Karawang, Jawa Barat – Sejumlah bangunan milik warga maupun fasilitas umum di Kabupaten Karawang, Jawa Barat,

mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 yang berpusat di wilayah Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8).

Berdasarkan laporan kaji cepat sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang,

sejumlah rumah warga di Kampung Jungkur dan Kampung Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru, mengalami kerusakan di bagian dinding rumah.

Selain rumah warga, gempa juga merusak fasilitas pendidikan dan pelayanan publik. Di antaranya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kutamaneuh 2 di Kecamatan Tegalwaru dan gedung aula serbaguna Kecamatan Pangkalan.

Hasil laporan visual menunjukkan plafon ruang kelas di SDN Kutamaneuh 2 jebol dan menimpa beberapa meja. Bagian dinding atap juga retak dan puing-puingnya jatuh berserakan. Sementara itu, plafon aula serbaguna kantor Kecamatan Pangkalan ambruk menimpa sarana umum di dalam gedung.

Baca Juga :  Pabung Sarolangun Ikuti Sosialisasi Pencegahan Bahaya Paham Intoleran dan Radikalisme

“Beruntung saat kejadian gempa tidak ada aktivitas di sekolah maupun aula kecamatan, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” kata pihak BPBD

Jika dirinci, wilayah terdampak meliputi Desa Wanakerta,  Mulyajaya, dan Desa Parungsari  Kecamatan Telukjambe Barat, serta Desa Kutamaneuh di Kecamatan Tegalwaru.

Sebanyak 8 rumah warga mengalami kerusakan dengan total 20 jiwa dari 8 KK terdampak.

Hingga Rabu malam, TRC BPBD Karawang masih melakukan pemantauan dan kaji cepat di lokasi terdampak. Data lanjutan terkait kerusakan maupun kemungkinan korban jiwa masih terus diperbarui.

Baca Juga :  Dwi Christianto Jabat Ketua IWO Periode 2023 -2028

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., memerintahkan personel dari Kedeputian

Penanganan Darurat untuk segera turun ke lokasi mendampingi BPBD Karawang.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar mereka. BNPB bersama instansi terkait baik pusat maupun daerah terus berkoordinasi agar p secara cepat, tepat sasaran, dan terkoordinir,” ujar Suharyanto.

Pihak BNPB juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah maupun petugas di lapangan.

Share :

Baca Juga

Update kode redeem ff terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 24 Februari 2026, Klaim Skin SG2 

Advertorial

Walikota Serahkan SK P3K Formasi Guru Jajaran Pemkot Sungai Penuh.

Daerah

Penyantangan Kayu Manis Umur 25 Tahun di Kerinci – Warisan Waktu dan Aroma yang Mendunia
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Indonesia dalam Perundingan dengan AS

Daerah

Wawako Antos dan Tim Satgas Pangan Sidak Ke Pasar

Daerah

Prabowo Cari Solusi Damai Usai Malaysia Ogah Sebut Ambalat
Pohon bidara

Daerah

Daun Bidara dalam Islam: Manfaat Spiritual hingga Khasiat Medis Alami

Advertorial

Wagub Sani Buka FOPD Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perternakan Provinsi Jambi