Eksisjambi.com, Tanjab Timur – Tingginya air pasang yang terjadi dalam sepekan terakhir ini untuk selalu waspada. Dalam hal ini seorang bocah berusia 2 tahun warga Kelurahan Nipah Panjang 2, Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjab Timur diketahui meninggal dunia disebabkan terjatuh disungai sekitar rumahnya, Selasa (16/01/2024).
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini melalui via telpon dari Kapolsek Nipah Panjang yaitu, AKP. Budi Suwarno, S.H mengatakan, telah terjadi musibah seorang bocah diketahui terjatuh disungai tepatnya disekitar areal rumahnya hingga ditemukan warga,korban tersebut sudah tidak bernyawa dengan keadaan meninggal dunia.
“Kronologis kejadian, dimana korban berinisial MNM ini, sekitar pukul, 12.30 wib berada dirumah bersama kedua orang tuanya. Kemudian orang tua korban turun ke pompong dengan tujuan untuk membuang air dalam pompong tersebut,sedangkan ibu korban sedang memasak didapur, tanpa disadari ayah korban menanyakan anaknya kepada istrinya tentunya isitripun menjawab tidak tahu, hingga ayah korban melakukan pencairan hingga menghubungi neneknya dan tetangga dekat dengan maksud mengetahui keberadaan anaknya,” terang Budi.
Selanjutnya, ayah korban terus mencari korban hingga kebagian dapur rumah, hingga berprasangka kalau anaknya jatuh kesungai, tanpa menunggu waktu ayah korban langsung terjun kesungai dan menyelam namun hasil tak juga menemukan.
“Dari pencairan yang dilakukan tidak berhasil,akhirnya ayah korban memberitahu kepada tetangga untuk bersama – sama melakukan pencairan disekitar rumah dan akhirnya korban ditemukan mengapung disebelah rumah dengan kondisi sudah tak bernyawa,” ungkap Kapolsek.
Dengan ditemukan jasad korban oleh warga setempat, korban sempat dilarikan. ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis, doktor yang melakukan pemeriksaan tersebut mengatakan sudah tidak dapat tertolong lagi dan kondisinya telah meninggal dunia.
Sementara Camat Nipah Panjang, Amri Juhardy. S.Ip ketika dikonfirmasi membenarkan, turut berduka cita dan prihatin atas kejadian musibah yang menimpa saudara kita. Tentunya dengan kejadian ini selaku pemerintah kecamatan melakukan himbauan kepala pemerintah kelurahan hingga pemerintah desa agar dapat memberikan himbauan kepada lapisan masyarakat untuk selalu berhati – hari terutama pemukiman rumah warga yang berada dipinggiran sungai.
“Apalagi dengan kondisi air sungai saat ini terus memuncak dan disertai curah hujan, untuk itu agar selalu waspada,” imbuhnya.(Ml).







