Spiritualitas

KUAT TAHAN LAMA: Praktik Rajah sebagai Ikhtiar Batin untuk Keharmonisan Rumah Tangga

Daerah | Kamis, 9 Apr 2026 - 21:12 WIB

Kamis, 9 Apr 2026 - 21:12 WIB

Praktik penggunaan rajah sebagai ikhtiar batin untuk menjaga keharmonisan rumah tangga kembali menjadi perhatian. Simak cara penggunaan dan maknanya.

Ritual “Uang Balik” Viral di Media Sosial, Pakar Ingatkan Masyarakat Tetap Rasional

Daerah | Sabtu, 4 Apr 2026 - 06:42 WIB

Sabtu, 4 Apr 2026 - 06:42 WIB

Ritual “uang balik” viral di media sosial, diklaim bisa mengembalikan uang yang dibelanjakan. Pakar ingatkan masyarakat tetap rasional dan waspada.

Tidak Asing Dengar Kata Mistis, Namun Tidak Tau Bentuknya

Daerah | Kamis, 5 Mar 2026 - 06:00 WIB

Kamis, 5 Mar 2026 - 06:00 WIB

Pengertian mistis lengkap beserta ciri-ciri dan penjelasannya dalam konteks budaya Indonesia dan tradisi spiritual seperti tasawuf dalam Islam. Simak ulasan selengkapnya di sini.

Pecahkan Gelembung Pikiran: Refleksi tentang Ilusi, Kekosongan, dan Kebebasan Batin

Daerah | Jumat, 30 Jan 2026 - 14:06 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:06 WIB

Melalui ajakan simbolik “Tusuklah dinding gelembungmu”, pembaca di ajak untuk berani menembus batas-batas pikiran, melepaskan keterikatan pada khayalan, dan menemukan kebebasan batin. Pada titik itulah, manusia di yakini dapat menyatu dengan kesadaran murni dalam istilah spiritual di sebut sebagai ahadiyah, keadaan keesaan yang bebas dari sekat pikiran.

Mencari Ketenangan Hidup di Tengah Dunia yang Terlalu Bising

Artikel | Rabu, 7 Jan 2026 - 05:11 WIB

Rabu, 7 Jan 2026 - 05:11 WIB

Ketidakpastian hidup adalah keniscayaan. Alih-alih melawannya, manusia diajak menghadapinya dengan keberanian, kewaspadaan, dan ketenangan. Konsistensi dalam berbuat baik menjadi cara mengontrol emosi di tengah kejutan hidup.

Ilmu Kunci Nafas Multi Fungsi Pengasuh Al Hikmah Ijazahkan Amalan untuk Pengobatan dan Keselamatan

Artikel | Minggu, 30 Nov 2025 - 07:12 WIB

Minggu, 30 Nov 2025 - 07:12 WIB

“Kunci Allah Kunci Muhammad” satu kali.
Selanjutnya, pengamal diarahkan menarik napas dalam-dalam, menahannya di perut, lalu membaca:
“Laisa Kamitslihi Syai’un” satu kali, kemudian menghembuskan napas ke air