Andalusia,http://Eksisjambi.com – Drama panas kembali tersaji di lintasan balap Andalusia, Spanyol. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif pada sesi Free Practice 1 dengan mengamankan posisi kedua (P2).
Sorotan utama bukan sekadar hasil finis di posisi dua, melainkan aksi krusial Veda di dua lap terakhir. Dalam momen penentuan, ia sukses melakukan manuver overtake bersih terhadap rivalnya, Uriarte, yang sebelumnya berada di depan.
Manuver tersebut menjadi bukti kecerdasan balap dan ketenangan Veda dalam membaca situasi lintasan. Ia terlihat sabar sejak awal sesi, memilih membuntuti grup terdepan sambil menjaga ritme dan kondisi ban, sebelum akhirnya menemukan celah untuk melancarkan serangan di waktu yang tepat.
Menariknya, ini bukan kali pertama Veda melakukan aksi serupa. Pada seri sebelumnya di Brasil, ia juga mencatatkan manuver overtake di lap-lap akhir dengan pola yang hampir identik. Konsistensi ini membuat banyak penggemar mulai menjulukinya sebagai “mimpi buruk” di lap terakhir bagi Uriarte.
Persaingan di barisan depan sepanjang sesi berlangsung ketat. Beberapa pembalap silih berganti memimpin, namun Veda mampu menjaga fokus dan tetap berada dalam jarak serang hingga akhir sesi.
Di sisi lain, Uriarte mengakui tekanan besar yang ia rasakan saat menghadapi Veda. Ia bahkan menyebut pembalap Indonesia tersebut seperti “hantu” yang selalu muncul di lap-lap terakhir dan menggagalkan peluangnya untuk mempertahankan posisi.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Veda Ega Pratama dalam menghadapi sesi berikutnya. Jika mampu mempertahankan konsistensi dan strategi yang matang, bukan tidak mungkin ia akan menjadi ancaman serius dalam perebutan posisi terdepan di balapan utama.**







