Eksisjambi.com. Tanjab Timur – Pengerebekan yang dilakukan tim Paslon 02 Dillah bersama Panwascam Kelurahan Mendahara Ilir hingga ketua Rt 15 tepatnya salah seorang rumah warga yang berada di jalan Papadahan 2 Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara, merasa tidak senang namanya diberitakan. Malah sebaliknya melayangkan ancaman kepada salah seorang wartawan yang berada di Kelurahan Mendahara Ilir berinisial ML dengan nada tunggu habis pemilu ini kita selesaikan, Rabu (27/11/2024).
Saat bertemu dijalan tepatnya di SDN 25 Kelurahan Mendahara Ilir, Bendaharawan Korcam Laris bernama, H, Sultan (Alias Sulet) dengan nada keras melakukan panggilan kepada salah seorang wartawan berinisial ML, dengan nada keras, mempertanyakan namanya ikut terseret dalam pemberitaan tersebut.![]()
Saat itu bertemu secara tiba – tiba dijalan dengan menggunakan kendaraan sepeda motor, sempat melakukan perdebatan hingga H, Sultan malah melayangkan ancaman dengan nada habis pemilu ini engkau ku selesaikan,” kata H, Sultan.
Salah seorang wartawan yang berada Kelurahan Mendahara Ilir berinisial ML, merasa terganggu dengan ancaman yang dilantorkan kepada dirinya, apalagi kata kata yang dilontarkan ada indikasi akan diselesaikan, maksud pertanyaannya itu apa.
” Yang jelas H, Sultan selaku bendaharawan Korcam Laris sudah bermaksud melakukan ancaman terkait namanya diberitakan oleh awak media tersebut,” pungkasnya. (Mul)







