Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Senin, 15 Juni 2026 - 10:20 WIB

Emas Melonjak Lebih dari 2 Persen Usai Kesepakatan Damai Sementara AS – Iran

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Harga emas dunia melonjak tajam pada perdagangan terbaru setelah Amerika Serikat dan Iran di kabarkan mencapai kesepakatan damai sementara untuk mengakhiri konflik yang selama ini menjadi salah satu sumber ketidakpastian geopolitik global.

Kabar meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah langsung memicu reaksi positif di berbagai pasar keuangan dunia. Investor menilai kesepakatan tersebut berpotensi mengurangi risiko gangguan pasokan energi global sekaligus menurunkan tekanan inflasi yang selama ini di picu oleh konflik geopolitik.

Berdasarkan data perdagangan, harga emas spot naik 2,3 persen menjadi US$4.317,32 per ounce, sementara kontrak berjangka (futures) emas AS menguat 2,4 persen ke level US$4.338,75 per ounce.

Lonjakan harga emas terjadi setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan damai sementara yang bertujuan mengakhiri permusuhan di antara kedua negara.

Kesepakatan tersebut mencakup sejumlah poin penting, antara lain:

  • Penghentian seluruh bentuk permusuhan.
  • Berakhirnya blokade Amerika Serikat terhadap Iran.
  • Pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai jalur vital perdagangan minyak dunia.

Penandatanganan perjanjian resmi yang di jadwalkan berlangsung di Swiss dalam waktu dekat.

Langkah ini di nilai mampu mengurangi ketidakpastian geopolitik yang selama beberapa bulan terakhir membayangi pasar global.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Naik Rp 22.000, Tembus Rp 2,45 Juta per Gram 

Seiring meningkatnya optimisme pasar, harga minyak mentah dunia justru bergerak turun karena risiko gangguan pasokan energi dipandang semakin kecil.

Harga minyak Brent di laporkan turun lebih dari 4 persen hingga berada di kisaran US$84 per barel. Penurunan tersebut mencerminkan keyakinan investor bahwa pasokan minyak global akan kembali stabil setelah di bukanya akses pelayaran di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling strategis di dunia. Setiap gangguan di kawasan tersebut biasanya memicu lonjakan harga energi global.

Di pasar valuta asing, Indeks Dolar Amerika Serikat (US Dollar Index/DXY) tercatat melemah sekitar 0,2 persen.

Pelemahan dolar biasanya memberikan keuntungan bagi emas karena membuat logam mulia tersebut lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Kondisi ini turut meningkatkan permintaan dan membantu mendorong harga emas ke level yang lebih tinggi.

Selain perkembangan geopolitik, perhatian investor kini tertuju pada agenda kebijakan moneter sejumlah bank sentral utama dunia.

Peluang kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan Desember di laporkan turun signifikan dari 69 persen menjadi sekitar 49 persen. Penurunan ekspektasi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penguatan harga emas.

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Naik Rp2.929 per Gram Sore Ini

Investor saat ini menantikan hasil rapat kebijakan The Fed yang di jadwalkan berlangsung pada 16–17 Juni untuk mendapatkan petunjuk arah suku bunga berikutnya.

Di sisi lain, Bank of Japan (BoJ) di perkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya menjadi 1 persen, sementara Bank of England (BoE) di proyeksikan tetap mempertahankan tingkat suku bunga saat ini.

Tidak hanya emas, sejumlah logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan signifikan.

  1. Harga perak naik 3,3 persen menjadi US$70,24 per ounce.
  2. Harga platinum menguat 3,2 persen menjadi US$1.776,60 per ounce.

Kenaikan tersebut menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap aset logam mulia di tengah perubahan ekspektasi kebijakan moneter global.

Meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran memberikan dorongan positif bagi sentimen pasar internasional. Turunnya harga minyak akibat berkurangnya risiko gangguan pasokan, melemahnya dolar AS, serta berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas.

Para pelaku pasar kini akan mencermati perkembangan lanjutan dari perjanjian damai tersebut serta keputusan bank-bank sentral utama dunia yang berpotensi menentukan arah pergerakan harga emas dan komoditas global dalam beberapa pekan mendatang.**

Share :

Baca Juga

Daerah

DPR RI: Usut Tuntas Tragedi Kematian dr. Myta, Soroti Dugaan Beban Kerja Ekstrem Dokter Muda
FN EVOLYS.

Internasional

DSEI 2025: FN Herstal EVOLYS Tawarkan Senapan Mesin Ultra Ringan untuk Infanteri dan Pasukan Khusus

Advertorial

Atasi Stunting, Wagub Sani Minta Tingkatkan Konvergensi Keterpaduan Program
Kode MLBB Terbaru

Daerah

Daftar Kode Redeem MLBB Terbaru Awal April 2026, Buruan Klaim 

Daerah

Kode Redeem Free Fire 20 Mei 2026 Terbaru, Klaim Skin dan Hadiah Gratis

Daerah

Razia Kendaraan Oleh Polres Kerinci, Dongkrak Penerimaan Pajak Capai Rp 22,2 Milliar
OPPO F31 PRO

Daerah

OPPO F31 Pro+ dan F31 Pro Hadirkan Performa Tangguh untuk Pengguna Aktif di India

Daerah

Pemerintah Resmi Umumkan Gaji ke-13 PPPK Cair Awal Juni 2026, Dibayar Full