Home / Internasional / Nasional / News

Senin, 18 Mei 2026 - 08:46 WIB

Teluh dan Santet Masih Dipercaya, Jadi Bagian Budaya Mistis di Tengah Modernisasi

Oplus_131072

Oplus_131072

http://Eksisjambi.com – Kepercayaan terhadap hal-hal mistis dan ilmu hitam di Indonesia hingga kini masih menjadi bagian dari kehidupan sebagian masyarakat. Meski zaman terus berkembang dengan kemajuan teknologi serta pola pikir modern, praktik-praktik gaib seperti teluh dan santet tetap di percaya keberadaannya oleh banyak orang.

Ilmu hitam tersebut di yakini memiliki kekuatan untuk memengaruhi kehidupan seseorang. Walaupun tidak semua masyarakat mempercayainya, rasa takut dan kewaspadaan terhadap keberadaan ilmu gaib masih cukup kuat di berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu jenis ilmu hitam yang di kenal luas adalah teluh. Praktik ini di percaya dapat mengirimkan gangguan gaib kepada seseorang melalui media tertentu seperti boneka, foto, maupun benda-benda yang telah di rapal mantra.

Baca Juga :  Pemprov Jambi dan Pemkab Tanjabtim Perkuat Sinergi Berantas ODOL, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Dalam kepercayaan masyarakat, teluh sering di sebut mampu menyebabkan sakit misterius, perubahan perilaku, hingga kematian tanpa penjelasan medis yang jelas. Cerita mengenai teluh pun masih sering terdengar di lingkungan masyarakat, terutama di daerah yang masih memegang kuat tradisi dan kepercayaan leluhur.

Selain teluh, santet juga menjadi ilmu hitam yang paling di kenal dan di takuti masyarakat Indonesia. Santet dipercaya sebagai serangan gaib dari jarak jauh dengan bantuan jin atau roh halus.

Efek yang sering di kaitkan dengan santet di antaranya gangguan fisik, mimpi buruk, rasa takut berlebihan, hingga tekanan psikis. Dalam berbagai cerita yang berkembang di masyarakat, santet kerap di sebut muncul akibat dendam, iri hati, maupun konflik pribadi.

Kisah-kisah mengenai santet masih banyak di temukan dalam cerita rakyat, pengalaman turun-temurun, hingga kisah horor yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia. Tidak sedikit masyarakat yang kemudian memilih lebih berhati-hati dalam menjaga hubungan sosial demi menghindari konflik yang di percaya dapat memicu praktik ilmu hitam tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Keluarkan Imbauan, Masyarakat Diminta Kurangi Aktivitas di Luar RuanganĀ 

Meski masyarakat modern kini lebih mengedepankan pendekatan rasional dan medis dalam menyikapi berbagai penyakit maupun gangguan psikologis, kepercayaan terhadap teluh dan santet tetap di anggap sebagai bagian dari budaya lokal yang masih hidup hingga sekarang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa unsur mistis masih memiliki tempat tersendiri di tengah kehidupan masyarakat Indonesia, terutama sebagai bagian dari tradisi, cerita rakyat, dan kepercayaan yang di wariskan secara turun-temurun.**

Share :

Baca Juga

Kota Jambi

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Jambi Ajak Masyarakat Olahraga dan Bergembira Bersama

Daerah

Wawako Antos hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah 2023

Daerah

Cegah Covid 19. Wako Keluarkan Instruksi perpanjangan PPKM Level 3

Daerah

Forum Otto Kota Sakti (FOKS) Peduli Covid-19.
Kode redeem ff terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru 3 Maret 2026, Klaim Sekarang!!

Bangko

Gizi Sehat Untuk Generasi Muda, Kodim 0420/Sarko Gelar Dapur Masuk Sekolah Di SD Negeri 071/VII

Daerah

Lembaga PPKPD Mengucapkan Selamat & Sukses Atas Pelantikan

Daerah

Kapolri Naikkan Status Kapolda Metro Jaya Jadi Komjen, Ini Daftar 36 Kapolda Terbaru 2026