Home / Daerah / Internasional / Kerinci / Nasional / News / Sosbud

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:01 WIB

Tradisi Hari Raya Puasa 6 Syawal di Kerinci Provinsi Jambi 

Hari Raya 6 Syawal di kabupaten kerinci

Hari Raya 6 Syawal di kabupaten kerinci

Kerinci,http://Eksisjambi.com  –  Masyarakat Desa Koto Tuo dan Desa Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi memiliki tradisi unik bernuansa Islami yang terus di jaga lintas generasi. Tradisi tersebut di kenal sebagai “Ahi Rayo Enam”, atau Hari Raya Puasa 6 Syawal.

Tradisi ini di laksanakan setiap bulan Syawal, setelah perayaan Idul Fitri. Di sebut “Enam” karena sebagian masyarakat terlebih dahulu menjalankan puasa sunnah selama enam hari berturut-turut usai Ramadan.

Bagi warga Desa Ujung Pasir, perayaan Hari Raya Puasa 6 justru terasa lebih meriah di bandingkan Idul Fitri. Momen ini menjadi ajang berkumpulnya keluarga besar dari berbagai daerah.

Banyak warga menggelar kenduri atau syukuran. Selain itu, rangkaian kegiatan keagamaan turut di laksanakan, seperti salat sunnah tasbih di masjid hingga ritual Ratib Saman atau Ratib Tegak yang sarat nilai spiritual.

Salah satu agenda utama dalam tradisi ini adalah ziarah kubur. Ratusan hingga ribuan warga secara bersamaan mendatangi tempat pemakaman umum (TPU) untuk mendoakan keluarga yang telah wafat.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Hadiri Rakor Revisi RTRW Kota Sungai Penuh

Tidak hanya itu, warga juga menziarahi makam yang di anggap keramat, yakni makam Sku Barajo, sosok yang di yakini sebagai nenek moyang masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat Desa Ujung Pasir, Syahrudin, menyebutkan bahwa tradisi ziarah ini telah berlangsung sejak lama dan rutin di lakukan setiap tahun, sekitar sepekan setelah Idul Fitri.

“Ziarah ini bukan hanya mendoakan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali ke tempat yang sama,” ujarnya.

Selain bernilai religius, tradisi ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial. Warga yang merantau atau telah lama tidak pulang kampung memanfaatkan momen ini untuk bertemu dan bersilaturahmi.

Suasana haru dan hangat terasa ketika warga saling berjabat tangan, berbagi cerita, hingga mengenang keluarga yang telah tiada.

Usai ziarah di TPU, warga melanjutkan perjalanan kaki sejauh kurang lebih 1,5 kilometer menuju makam Sku Barajo yang berada di pinggir Danau Kerinci.

Menurut cerita masyarakat, Sku Barajo merupakan orang pertama yang menetap di wilayah tersebut pada masa penjajahan Belanda. Ia kemudian wafat dan di makamkan di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hadiri Pisah Sambut DANDIM 0417/Kerinci

Sebagian warga meyakini makam ini memiliki nilai spiritual. Tidak sedikit yang bernazar, seperti menyembelih ayam di area makam ketika keinginannya tercapai.

“Setiap tahun warga datang membaca yasin, doa, dan tahlil di makam Sku Barajo,” kata tokoh masyarakat lainnya, Nazaher.

Warga berharap tradisi ini terus di lestarikan sebagai bagian dari identitas budaya dan keagamaan masyarakat Kerinci. Mereka juga meyakini bahwa ziarah dan doa yang di panjatkan dapat mendatangkan keberkahan atas izin Allah SWT.

Hingga kini, tradisi Hari Raya Puasa 6 Syawal tidak hanya di lakukan di Desa Koto Tuo dan Ujung Pasir, tetapi juga di beberapa desa lain di Kabupaten Kerinci, seperti Bunga Tanjung dan Kayu Aro Ambai, meskipun dengan variasi tata cara dan waktu pelaksanaan.

Tradisi “Ahi Rayo Enam” menjadi bukti kuatnya nilai religius, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur yang tetap hidup di tengah masyarakat modern.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Stop Galian C Ilegal di Kerinci-Sungai Penuh
Safari Jum'at WAKO Alfin

Advertorial

Wako Alfin Shalat Jum’at di Masjid Ikhlas Desa Sungai Jernih

News

Cegah Stunting, Kejari Tebo Buka Sarapan Gratis
Timnas Futsal Indonesia

Daerah

Hector Souto Resmi Tangani Timnas Futsal Indonesia hingga 2028

Advertorial

Meriahkan Malam Takbir Idul Fitri 1445 H, Pemdes Teluk Kuali Gelar Pawai Obor

Advertorial

Wako Alfin Usulkan BBI dan Optimalisasi Lahan RKE

Kerinci

Kerinci Ditunjuk Sebagai Pilot Projects New Normal, Ini Kata Bupati Adirozal
Kepolisian Provinsi Svay Rieng

News

Polisi Tangkap Kembali Tahanan yang Sempat Bebas di Pengadilan Provinsi Svay Rieng