Home / Internasional / Nasional / News

Jumat, 19 September 2025 - 18:11 WIB

Trump Ancam Berlakukan Darurat Nasional di Washington D.C

Aksi Protes Di Washington DC . AS

Aksi Protes Di Washington DC . AS

Eksisjambi.com – Situasi politik Amerika Serikat kembali memanas. Dari Gedung Putih, Presiden Donald Trump melontarkan ancaman yang mengguncang publik: ia siap menetapkan status darurat nasional di Washington D.C. bila gelombang protes yang kian tak terkendali tidak segera mereda.

Ancaman ini bukan sekadar retorika politik. Dalam sistem pemerintahan AS, deklarasi darurat nasional memberi kewenangan hampir tak terbatas kepada presiden, termasuk pengerahan pasukan federal hingga pelonggaran aturan yang biasanya mengikat ketat jalannya pemerintahan. Dengan kata lain, Trump ingin menunjukkan bahwa ia tidak segan menekan tombol terakhir demi mengendalikan ibu kota.

Kisruh di Washington D.C. berawal dari insiden yang menyulut kemarahan publik. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan dalam aksi protes. Awalnya damai, namun situasi berubah mencekam ketika kerusuhan, bentrokan, dan perusakan mulai merebak hingga ke berbagai sudut kota.

Baca Juga :  Kode Redeem Mobile Legends (MLBB) Terbaru 20 Juni 2026, Buruan Klaim 

Pemerintah lokal mencoba menenangkan keadaan, namun bagi Trump, langkah tersebut dianggap lemah. Ia menilai ketegasan diperlukan, dan darurat nasional adalah “jalan pintas” untuk mengakhiri anarki di depan mata Gedung Putih.

Lebih dari sekadar menjaga keamanan, langkah ini dinilai banyak pihak sebagai manuver politik. Trump ingin mengukuhkan citra sebagai pemimpin kuat yang tidak memberi ruang bagi kekacauan. Ancaman darurat nasional seolah menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa dirinya tetap “pengendali utama” di tengah badai krisis.

Jika benar-benar dijalankan, status darurat nasional memberi Trump kuasa ekstra: mengerahkan Garda Nasional bahkan militer reguler. Namun, langkah itu dipastikan memicu perlawanan sengit. Gugatan hukum bisa saja membanjiri pengadilan, sementara di ranah politik, keputusan ini berisiko memperlebar jurang polarisasi yang sudah dalam.

Baca Juga :  Aksi Superhero Nekat Usir Harimau dengan Sebilah Parang di Aceh Timur, Viral di Media Sosial

Bagi sebagian pihak, kebijakan itu bisa dipandang sebagai bentuk otoritarianisme yang mengancam kebebasan sipil. Ironisnya, niat untuk memulihkan ketertiban justru berpotensi menyalakan api protes lebih besar.

Kini, dunia menanti: apakah ancaman ini akan benar-benar diwujudkan, atau sekadar gertakan politik? Satu hal jelas, keputusan yang diambil Trump dapat menjadi titik balik krisis demokrasi di Amerika Serikat.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pjs Gubernur Sudirman Bantah Pemprov Jambi Alami Defisit Anggaran di 3 Tahun Terkahir, Ini Penjelasannya

Advertorial

Kadis Hermendizal : Pembangunan RSU Pratama  Tipe D Bukit Kerman dipastikan Segera Rampung 

Daerah

Gubernur Al Haris Bahas Tapal Batas Batang Hari dan Muaro Jambi

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Ikuti Peluncuran Gerakan Indonesia ASRI Bersama Presiden Prabowo Subianto
Kelompok Tani PERINTIS

Daerah

Kelompok Tani PERINTIS, Olah Rawa Jadi Sawah di Kota Sungai Penuh  

Daerah

Ketua DPRD H. Fajran Hadiri Penutupan Turnamen Futsal IPMR-Jambi Cup IV 2022

Daerah

Tim Ahli Gubernur Jambi Imbau Warga Waspada Penipuan Catut Nama Gubernur
Ilustrasi Badai

Daerah

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 29–31 Desember 2025