Home / Internasional / Nasional / News

Jumat, 19 September 2025 - 18:11 WIB

Trump Ancam Berlakukan Darurat Nasional di Washington D.C

Aksi Protes Di Washington DC . AS

Aksi Protes Di Washington DC . AS

Eksisjambi.com – Situasi politik Amerika Serikat kembali memanas. Dari Gedung Putih, Presiden Donald Trump melontarkan ancaman yang mengguncang publik: ia siap menetapkan status darurat nasional di Washington D.C. bila gelombang protes yang kian tak terkendali tidak segera mereda.

Ancaman ini bukan sekadar retorika politik. Dalam sistem pemerintahan AS, deklarasi darurat nasional memberi kewenangan hampir tak terbatas kepada presiden, termasuk pengerahan pasukan federal hingga pelonggaran aturan yang biasanya mengikat ketat jalannya pemerintahan. Dengan kata lain, Trump ingin menunjukkan bahwa ia tidak segan menekan tombol terakhir demi mengendalikan ibu kota.

Kisruh di Washington D.C. berawal dari insiden yang menyulut kemarahan publik. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan dalam aksi protes. Awalnya damai, namun situasi berubah mencekam ketika kerusuhan, bentrokan, dan perusakan mulai merebak hingga ke berbagai sudut kota.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Berharap Sektor Ekonomi Kreatif Terus Berkembang

Pemerintah lokal mencoba menenangkan keadaan, namun bagi Trump, langkah tersebut dianggap lemah. Ia menilai ketegasan diperlukan, dan darurat nasional adalah “jalan pintas” untuk mengakhiri anarki di depan mata Gedung Putih.

Lebih dari sekadar menjaga keamanan, langkah ini dinilai banyak pihak sebagai manuver politik. Trump ingin mengukuhkan citra sebagai pemimpin kuat yang tidak memberi ruang bagi kekacauan. Ancaman darurat nasional seolah menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa dirinya tetap “pengendali utama” di tengah badai krisis.

Jika benar-benar dijalankan, status darurat nasional memberi Trump kuasa ekstra: mengerahkan Garda Nasional bahkan militer reguler. Namun, langkah itu dipastikan memicu perlawanan sengit. Gugatan hukum bisa saja membanjiri pengadilan, sementara di ranah politik, keputusan ini berisiko memperlebar jurang polarisasi yang sudah dalam.

Baca Juga :  Sekda Sudirman Apresiasi Kiprah HIPMI Sebagai Organisasi

Bagi sebagian pihak, kebijakan itu bisa dipandang sebagai bentuk otoritarianisme yang mengancam kebebasan sipil. Ironisnya, niat untuk memulihkan ketertiban justru berpotensi menyalakan api protes lebih besar.

Kini, dunia menanti: apakah ancaman ini akan benar-benar diwujudkan, atau sekadar gertakan politik? Satu hal jelas, keputusan yang diambil Trump dapat menjadi titik balik krisis demokrasi di Amerika Serikat.(*)

 

Share :

Baca Juga

S-400 dan S-350

Internasional

Rusia Genjot 4 Kali Lipat Produksi S-400 dan S-350

Daerah

Dimas Cahya Kusuma Dilantik Menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tebo Periode 2024-2029
helikopter Caraca

Daerah

2 Heli Caracal TNI AU Distribusikan Bantuan Logistik ke Gayo Lues dan Takengon
Walikota Sungai Penuh Alfin, SH

Daerah

Wako Alfin dan Wawako Azhar Serahkan Santunan untuk 350 Anak Yatim

Daerah

100 warga Kota Sungai Penuh Uji Swab PCR
Siklon Senyar

Daerah

Siaga 1 Mata Siklon Senyar Capai Kota Medan

Advertorial

Kapolres Tebo Pimpin Pers Release Terkait Dugaan Kekerasan Terhadap Anak di Pondok Pesantren
KKB

Internasional

TNI Berhasil Lumpuhkan Komandan Operasi OPM Kodap XII