Home / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Minggu, 4 Januari 2026 - 08:56 WIB

Venezuela Tegang, Menhan Padrino López Tegaskan Tak Akan Menyerah Usai Klaim Penangkapan Maduro

CARACAS, http://Eksisjambi.com –  Situasi politik dankeamanan Venezuela memanas pasca klaim Amerika Serikat yang menyebut telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino López, menyampaikan pernyataan keras dengan menegaskan bahwa negaranya tidak akan menyerah, tidak akan bernegosiasi, dan siap menghadapi apa yang disebutnya sebagai agresi militer Washington.

Dalam pidato resmi yang disiarkan media pemerintah, Padrino López menegaskan bahwa kedaulatan Venezuela tidak bisa ditawar. Ia menyebut tekanan dan klaim sepihak dari Amerika Serikat justru akan memperkuat persatuan nasional.

“Venezuela tidak akan tunduk. Kami akan menang. Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian berdiri tegak membela tanah air dari segala bentuk agresi asing,” tegas Padrino.

Padrino López menyerukan kepada seluruh rakyat Venezuela, termasuk militer dan aparat keamanan, untuk tetap setia pada kepemimpinan negara dan menjaga stabilitas nasional. Ia menilai kondisi saat ini merupakan ujian besar bagi persatuan bangsa.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Bersama Ibuk Sambut Ketua TP.PKK Provinsi Jambi

Menurutnya, kekuatan Venezuela tidak hanya terletak pada persenjataan, tetapi juga pada loyalitas rakyat dan militernya terhadap negara.

“Ini adalah momen untuk bersatu. Tidak ada ruang bagi perpecahan ketika kedaulatan bangsa dipertaruhkan,” ujarnya.

Pemerintah Venezuela secara resmi mengecam keras klaim Amerika Serikat terkait penangkapan Presiden Nicolás Maduro. Caracas menilai tindakan tersebut sebagai provokasi politik dan bagian dari perang psikologis untuk melemahkan legitimasi pemerintahan yang sah.

Dalam pernyataannya, otoritas Venezuela juga menegaskan penolakan mutlak terhadap kehadiran pasukan asing di wilayah nasional, apa pun dalih yang digunakan. Pemerintah menyebut setiap upaya intervensi akan dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Baca Juga :  Trump: AS Ambil Alih Venezuela Sementara hingga Siap Transisi Damai

Di tengah ketegangan yang meningkat, sejumlah negara dan organisasi internasional mulai menyerukan deeskalasi dan dialog damai. Namun, pernyataan Padrino López menegaskan bahwa Venezuela menutup pintu negosiasi selama kedaulatan negara berada dalam ancaman.

Situasi di kawasan Amerika Latin pun menjadi sorotan global, mengingat dampak geopolitik yang dapat timbul jika konflik terbuka benar-benar terjadi antara Venezuela dan Amerika Serikat.

Hingga kini, klaim penangkapan Presiden Nicolás Maduro masih menjadi polemik internasional, sementara Venezuela bersiaga penuh menghadapi segala kemungkinan yang dapat memperburuk krisis regional.***

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Gubernur Jambi Dukung Pembangunan PLTA Kerinci Merangin Hidro 

Daerah

Puskesmas Sungai Penuh Lakukan vaksinasi covid-19 Tahap Pertama.

Advertorial

DPRD Kota Sungai Penuh Gelar Paripurna Masa Persidangan I

Daerah

Doakan Keberhasilan Pasangan calon Monadi -Murison,Masyarakat Terutung Rutin Gelar Yasinan 

Daerah

Akibat Abrasi Tiga Rumah di Menteng Ambruk

Daerah

Bupati H. Adirozal Gelar Silaturahmi Sambut Bulan Ramadhan 1444.H
Erupsi Gunung Berapi Bawah Laut

Internasional

Erupsi Gunung Berapi Bawah Laut Ciptakan Pulau Baru di Jepang

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Gelar Kompetisi Pendidikan 2026