Home / Advertorial / Daerah / News / Tanjab Barat

Rabu, 1 November 2023 - 20:38 WIB

Wabup Tanjab Barat Membuka Kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II Tahun 2023

Eksisjambi.com, Tanjabbar – Didepan para Camat, Kepala Desa dan Lurah serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat H. Hairan, SH kembali menekankan bahwa pernikahan dini menjadi salah satu faktor penyebab kasus stunting.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2023 yang di gelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (01/11/2023).

Turut hadir, Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Tim pakar Audit Kasus Stunting Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala OPD yang tergabung tim TPPS Tanjung Jabung Barat, Bidan TPK, Ahli Gizi, PLKB se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  DPD PJS Jambi Bentuk DPC PJS Sungai Penuh-Kerinci

Dalam sambutannya Wabup mengatakan, menurut UU 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas uu No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, bahwa perkawinan diijinkan apabila usia laki-laki dan perempuan sudah mencapai usia 19 Tahun.

“Usia matang untuk pernikahan perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun,” ucapnya

Lanjutnya, berdasarkan data perkawinan anak, tahun 2021 sebanyak 232 kasus sedangkan tahun 2022 sebanyak 196 kasus. Disampaikannya, penyebab pernikahan anak yang pertama kehamilan remaja, rendahnya reproduksi pengetahuan tentang kesehatan

Baca Juga :  Jalan Simpang Niam- Lubuk Kambing Terancam Longsor

“Perilaku berpacaran yang beresiko juga penyebab pernikahan dini, ada juga keinginan anak sendiri untuk menikah dan terakhir putus sekolah,”

Wabup meminta kepada Camat dan Kepala Desa, Lurah agar dapat melibatkan pihak-pihak yang berpotensi dalam mendukung upaya penurunan stunting di wilayahnya, sehingga ada BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting) Kabupaten, ada BAAS Kecamatan dan ada BAAS Desa/Kelurahan.

Selain itu, Wabup juga dalam kesempatan tersebut menyampaikan data kondisi kasus stunting Kabupaten Tanjung Jabung per 31 Oktober 2023 mencapai 993 anak dan sebanyak 327 anak yang perlu penanganan segera.(adibae)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua DPRD Fajran Bersama Dewan Sidak Langsung TPS di RPT

Advertorial

Komisi I DPRD Provinsi Jambi Studi Banding ke BKD Sumsel

Bangko

Nilwan Disambut Hangat Oleh Para Pedagang Pasar Masurai
Prakiraan musim kemarau 2026 menunjukkan sejumlah wilayah Indonesia

Daerah

Perkirakan Musim Kemarau di Sejumlah Wilayah Indonesia

Advertorial

Wagub Sani Apresiasi Pengabdian Drs. Tholib Sebagai Kakanwil Kemenkumham Provinsi Jambi

Advertorial

Pansus II DPRD Sungai Penuh Lakukan Kajian ke Batang Hari, Bahas Ranperda Fakir Miskin dan Pajak Daerah

Daerah

Honda Little Cub 1997: Motor Bebek Retro Ikonik yang Diburu Pecinta Klasik

Daerah

Internet Indonesia Lemot, Tapi Biayanya Mahal ?..Ini Faktanya !!