Home / Daerah / Kota Sungai Penuh / News

Jumat, 5 November 2021 - 11:28 WIB

Wako Ahmadi : Sektor Pertanian Butuh Inovasi, Miliki Komoditas Unggulan.

SUNGAIPENUH- Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir membuka secara resmi Temu Teknis Penyuluh Pertanian, menyambut era digitalisasi 4.0, Selasa (19/10) di Ruang Aula Hotel Mahkota.

Kegiatan dilaksanakan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan menghadirkan Narasumber dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Jambi, Ir. Ferianda Utama, MM dan Kepala Dinas Pertanian Kota Sungai Penuh yang diikuti seluruh penyuluh Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Klarifikasi Tentang Pemberitaan Pemprov Jambi Belum Cairkan Sertifikasi Guru SMA/SMK

Wako Ahmadi dalam sambutannya meminta para penyuluh pertanian mampu merubah pola pikir petani menjadi lebih baik.
Dengan menggarap lahan pertanian secara modern. Selama ini kita melihat para petani masih mengolah lahan secara alamiah/ tradisional.
” Disinilah peran penyuluh sangat dibutuhkan agar petani benar-benar bisa hidup makmur,” Ucap Wako Ahmadi

Baca Juga :  Sekda Tanjab Barat Hermasyah Lantik 7 Pejabat Eselon III dan IV 

Selain itu, Wako berharap Para Penyuluh dan Petani kedepan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta berinovasi sehingga lahan pertanian yang digarap dapat terarah dan terpola. (HMS/*).

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pesan Sekda Kepada Jemaah Haji : Luruskan Niat, Jaga Kesehatan dan Selalu Kompak Dengan Rombongan

Internasional

Rusia Investigasi Jet Tempur Generasi Keenam AS, Dunia Khawatir 

Advertorial

Meriahnya Pembukaan MTQ ke-53 Kecamatan Tungkal Ilir: Bupati Anwar Sadat Serukan Semangat Cinta Al Qur’an

Daerah

Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh

Advertorial

Pj. Bupati Asraf Hadiri Puncak Hari Adat Melayu Jambi Tahun 2024

Advertorial

Wagub  Sani Sidak Harga Pagan di Pasar Angso Duo 
Jambore PKK Tingkat Kota Sungai Penuh 2025

Daerah

Jambore PKK 2025 dan HUT ke-17 Kota Sungai Penuh Jadi Pesta Kreativitas dan Kebersamaan Kader
Diduga Pelaku SS

Daerah

Satreskrim Polres Kerinci Ungkap Kasus Penganiayaan Maut di Air Hangat Timur