SUNGAI PENUH, Eksisjambi.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bersama Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menghadiri sekaligus meresmikan pembukaan Intermediate Training (Latihan Kader II/LK II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kerinci–Sungai Penuh, yang berlangsung di Aula Perpustakaan IAIN Kerinci, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan kaderisasi nasional yang berlangsung selama enam hari, mulai 9 hingga 14 Oktober 2026, mengusung tema “Reaktualisasi Khittah Perjuangan HMI di Tengah Transformasi Sosial”. Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi HMI dalam memperkuat peran kader di tengah dinamika perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang terus berkembang.
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi Drs. Atma Jaya, M.Si., Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, anggota DPRD Irwandi, perwakilan Kejaksaan Negeri, Polres Kerinci, Ketua Umum MD KAHMI Soni Indra, para alumni HMI, serta kader HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Atma Jaya, M.Si. membacakan sambutan tertulis Gubernur Jambi. Dalam pidato itu, Gubernur menekankan bahwa mahasiswa harus menjadi mitra strategis masyarakat sekaligus agen perubahan yang mampu berpikir kritis, objektif, dan kreatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyampaikan apresiasi kepada HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh yang terus menjaga tradisi perkaderan, intelektualisme, serta nilai-nilai perjuangan organisasi.
Menurutnya, kegiatan LK II merupakan wadah strategis untuk mencetak kader-kader yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga berintegritas, berwawasan luas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, termasuk HMI, dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong percepatan pembangunan daerah,” ujar Alfin.
Senada dengan itu, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si. menegaskan bahwa proses kaderisasi merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan daerah.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan momentum pelatihan tersebut untuk memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta membangun jaringan yang bermanfaat bagi pengabdian di masa depan.
Pada kesempatan itu, Bupati Monadi secara resmi membuka Intermediate Training (LK II) Tingkat Nasional HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh, yang ditandai sebagai dimulainya rangkaian kegiatan kaderisasi hingga 14 Oktober mendatang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader HMI yang mampu menjadi pemimpin masa depan, adaptif terhadap perubahan, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.*







