eksisjambi.com,Kerinci, Jambi- Kulit kayu manis asal Kerinci, Jambi, kembali menarik perhatian dunia berkat kualitasnya yang unggul. Dikenal dengan sebutan Cinnamomum burmannii, kayu manis Kerinci dinilai memiliki aroma dan rasa yang lebih kuat dibandingkan kayu manis dari negara lain seperti Sri Lanka atau Vietnam.
Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) dan sejumlah eksportir rempah-rempah global mengakui bahwa kulit kayu manis dari dataran tinggi Kerinci memiliki kadar minyak atsiri yang tinggi, warna yang cerah, dan tekstur halus yang khas. Hal ini menjadikan produk asal Sumatra ini sebagai komoditas unggulan di pasar internasional, terutama di Eropa dan Amerika Serikat.( 26/05/2025).
“Kayu manis Kerinci adalah salah satu yang paling dicari oleh pembeli kami karena kualitasnya sangat konsisten dan aroma khasnya yang kuat,” ujar James Fletcher, salah satu importir rempah asal Belanda.
Produksi kayu manis di Kerinci juga mendapat pengakuan sebagai produk berkelanjutan. Banyak petani di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang menerapkan sistem agroforestri, sehingga turut menjaga keseimbangan ekosistem.
Pemerintah daerah Kerinci, melalui Dinas Perkebunan, terus mendorong sertifikasi organik dan Indikasi Geografis (IG) untuk memperkuat posisi kulit kayu manis Kerinci di pasar global.
“Kita bangga bahwa rempah lokal kita bisa mendunia, ini peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat identitas Kerinci sebagai penghasil kayu manis terbaik di dunia,” ujar febri tokoh kerinci.
Dengan semakin meningkatnya permintaan internasional, para pelaku usaha dan petani diharapkan terus menjaga kualitas serta nilai tambah dari produk kebanggaan daerah ini. (*)







