Home / Daerah / Kerinci / Nasional / News / Sosbud

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:50 WIB

Wako Alfin Hadiri Kenduri Sko Di Siulak Mukai

Kenduri Sko Siulak Mukai

Kenduri Sko Siulak Mukai

SUNGAI PENUH,http://Eksisjambi.com – Walikota Sungai Penuh Alfin,SH menghadiri kenduri Sko di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Siulak Mukai. Sabtu 24/1/2026

Kegiatan tradisi budaya ini juga di hadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris Sani, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian. Acara ini tampak megah penuh keramaian.

Baca Juga :  Kondisinya Belum Membaik, Korban Luka Terkena Lemparan Batu Saat Penghadangan Fikar - Yos Dirujuk ke Padang.

Kenduri Sko merupakan warisan para leluhur Kerinci, budaya juga mengandung nilai-nilai adat dan agama. Hal ini merupakan simbol tradisi menjaga silaturahmi antar sesama.

Walikota Sungai Penuh Alfin sangat mengapresiasi tradisi tersebut. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya.

Baca Juga :  Isu Miring Dari Rival Gagal, Fikar-Yos Makin Disukai Masyarakat

“Kami sangat mengapresiasi tradisi Tradisi budaya Kenduri Sko ini. Karena ini merupakan warisan budaya yang perlu dipelihara. Selain itu melalui tradisi ini dapat menjadi persatuan dan kebersamaan masyarakat, termasuk nilai nilai adat yang sejalan dengan agama, budaya ini harus terus dilestarikan”pungkasnya.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Mobil Innova Reborn Tertimpa Pohon, Satu Orang Meninggal Dunia

Daerah

OPINI.. KENDURI SKO HAMPARAN RAWANG HANYALAH GEJALA, DEMOKRASI KITALAH YANG MATI

Bangko

Dandim 0420/Sarko Terima Kunjungan Pj Bupati Sarolangun di- Makodim

Daerah

Wako & Wawako Sungai Penuh Mengikuti Pembekalan Kepemimpinan

Advertorial

Tampilkan Tarian Asli Kerinci di PWN PTK XVI Kontingen IAIN Kerinci Raih Prestasi dan Penghargaan

News

Pengamat Citra Darminto: Petahana Lebih Berpeluang Menang di Pilwako Sungaipenuh

Advertorial

Gubernur Al Haris Terpilih Sebagai Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan
Gempa Bandung

Internasional

Rangkaian 11 Gempa Mengguncang Kabupaten Bandung, Ini Penyebabnya