Eksisjambi.com- Menjelang Ramadan 1446 Hijriah, pemerintah terus memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menegaskan bahwa langkah-langkah strategis telah diambil sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat agar perjalanan mudik lebih lancar, aman, dan nyaman.
Salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan kelancaran arus transportasi serta menekan harga tiket agar lebih terjangkau. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan infrastruktur transportasi, baik darat, laut, udara, maupun perkeretaapian.
Selain kesiapan infrastruktur, pemerintah juga menempatkan posko keamanan, keselamatan, dan kesehatan di titik-titik rawan kecelakaan. Langkah ini bertujuan memastikan perjalanan masyarakat lebih aman, sekaligus mengoptimalkan layanan transportasi dengan menambah kapasitas di berbagai moda, seperti penerbangan, kereta api, serta kapal di pelabuhan.
Untuk memantau kondisi lapangan secara real-time, posko terpadu lintas kementerian dan lembaga akan mengandalkan sistem berbasis data dan kecerdasan buatan (AI). Jika terjadi kepadatan berlebihan, langkah-langkah rekayasa lalu lintas akan segera diterapkan guna mengurai kemacetan dan menjaga kelancaran perjalanan.
Keselamatan menjadi prioritas utama, terutama dalam upaya menekan angka kecelakaan yang sering disebabkan oleh truk dengan muatan berlebih (ODOL). Pemerintah berkomitmen untuk lebih tegas dalam menertibkan kendaraan yang melanggar aturan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Sekali lagi, mohon disampaikan kepada masyarakat luas, ini adalah upaya pemerintah tentu arah-arahan dan direktif khusus dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sekali lagi ingin membuat perjalanan masyarakat di bulan suci Ramadan khususnya Lebaran ini semakin aman, nyaman, terjangkau, dan menyenangkan,” pesan Menko AHY.(*)







