Home / Bangko / Bungo / Kerinci / Nasional / Nasional / News / Provinsi Jambi

Jumat, 18 Juli 2025 - 10:07 WIB

Kerinci Hilir, Tabir Raya & Kota Bungo Siap Mekar

Oplus_131072

Oplus_131072

eksisjambi.com, Jambi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini masih menanti kejelasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait kelanjutan tiga usulan wilayah pemekaran yang diharapkan segera menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), Ketiga wilayah ini dinilai strategis dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan layanan publik di Provinsi Jambi.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Jambi, Lutfiah, mengungkapkan bahwa moratorium pemekaran wilayah secara nasional telah berakhir pasca pelaksanaan Pilkada terakhir. Dengan demikian, bola kini berada di tangan pemerintah pusat untuk menentukan langkah selanjutnya.

 “Saat ini kami menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri,” ujar Lutfiah pada Jumat (18/7/2025).

Lutfiah menegaskan, Pemprov Jambi sangat berharap agar proses ini segera dibahas dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI yang membidangi urusan pemerintahan dan otonomi daerah.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Percepat Pembangunan SPPG Untuk Masyarakat

Menurutnya, ketiga wilayah yang diusulkan telah menyusun dan menyerahkan dokumen penting berupa naskah akademik sebagai landasan administratif dan yuridis pengajuan DOB, Dokumen tersebut memuat berbagai aspek strategis, mulai dari kondisi geografis, kepadatan penduduk, hingga potensi ekonomi dan kebutuhan pelayanan publik.

“Pemekaran wilayah di Provinsi Jambi sangat mendesak untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau,” katanya, seperti dikutip dari dradio.

Berikut tiga wilayah yang telah diusulkan sebagai DOB: 1. Kabupaten Kerinci Hilir, hasil pemekaran dari Kabupaten Kerinci, diajukan sejak 16 Juni 2016.

2. Kabupaten Tabir Raya, pemekaran dari Kabupaten Merangin. Usulan ini telah diajukan sejak 1 Agustus 2015.

3. Kota Bungo, pemekaran dari Kabupaten Bungo, dengan pengajuan yang sudah berlangsung sejak 17 Januari 2012.

Lutfiah menjelaskan bahwa ketiga wilayah tersebut secara administratif telah memenuhi sejumlah persyaratan dasar yang ditentukan pemerintah pusat,Ini meliputi luas wilayah, jumlah penduduk, dan potensi sumber daya alam sebagai modal dasar pembangunan daerah baru.

Baca Juga :  Hadapi Zaman Modern Dengan 3 Kunci

 “Sebagai contoh, Kabupaten Merangin memiliki wilayah yang sangat luas, sehingga menyulitkan masyarakat mengakses layanan administrasi secara cepat dan merata. Begitu pula dengan Kabupaten Kerinci yang secara geografis terpisah oleh wilayah Kota Sungai Penuh,” jelasnya.

Proses pemekaran daerah bukan semata-mata soal pemerintahan baru, melainkan juga menjadi jawaban atas tantangan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil. Pemprov Jambi menyatakan siap memberikan dukungan penuh jika keputusan dari pusat turun dalam waktu dekat.

Masyarakat di wilayah usulan pemekaran pun menyambut harapan ini dengan antusias, mengingat lamanya proses pengajuan yang sudah berjalan lebih dari satu dekade.(*)

 

Share :

Baca Juga

HUT ke-80 PGRI

Advertorial

Bukti Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan Di Tanjabtim Bupati Dillah Hich Raih Anugerah Dwija Praja

Daerah

Bupati H. Adirozal Besuk Rombongan Kapolda Jambi
Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi

Daerah

Gunung Marapi Erupsi, Kolom Abu Capai 1,6 Kilometer, Status Masih Waspada

Daerah

Pemkab Kerinci Gelar Apel Siaga Bencana, Antisipasi Potensi Bencana
KPK Tahan Gubernur Riau

Daerah

KPK Ungkap Kode 7 Batang dan Setoran Rp7 Miliar ke Gubernur Riau Abdul Wahid

Bangko

Yakin Dengan Kepimpinan Nalim Nilwan Para Mantan Kades di Masurai Siap Menangkan Menawan

Daerah

Wako Ahmadi Membuka Secara Resmi PBC Season II

Daerah

Besok.!! Seluruh Indonesia Hening 3 Menit Pukul 10.17 WIB