Eksisjambi.com,Jambi- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi H Ivan Wirata melakukan peninjauan di beberapa titik kerusakan jalan serta memantau kegiatan UPPKB (Jembatan Timbang) Muara Tembesi. Ivan didampingi Wasatpel dan Pejabat Pengawas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jambi, Jum’at (15/3/2025).
Dalam peninjauannya, Waka I DPRD Provinsi Jambi ini memastikan sejauh mana kepatuhan kendaraan terhadap batas tonase sesuai dengan kelas jalan. Di mana untuk Provinsi Jambi sendiri kelas Jalan 2A hingga 3B dan itu dengan tonase maksimal 8 ton.
“Saya memberi apresiasi kepada Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Jambi, kita temukan adanya penindakan tegas terhadap angkutan ODOL (Over Dimensi Over Loading),” ujarnya saat dihubungi media ini.
Penindakan ini karena kapasitas kendaraan ditemukan angkutan yang sangat Over kapasitas. Ivan melihat sendiri muatan angkutan barang mencapai 40 ton lebih dan ukuran dimensi kendaraan yang tidak sesuai standar.
Ivan menambahkan, zero Odol ini salah satu upaya untuk mendorong pembangunan yang tepat guna ataupun tepat sasaran. Namun jangan sampai ada pembiaran maka sampai kapanpun anggaran APBN maupun APBD akan habis hanya untuk infrastruktur jalan.
“Kita juga sangat menyayangkan adanya pembiaran terhadap muatan ODOL yang tidak ditindak,” jelasnya.
Lebih lanjut Ivan mengatakan, apabila ODOL dari Aceh ini ditindak, tidak akan mungkin bisa masuk ke Sumatera Utara. Dari Sumut sendiri tidak akan bisa lewat atau masuk ke Jambi.
“Alhamdulillah seluruh muatan ODOL di Jambi pasti kita tertibkan dan ditindak serta ditunda perjalananya” sambungnya.
Selain itu ia mengungkapkan kepada seluruh perusahaan yang ada di Jambi, baik itu industri maupun tambang agar berkomitmen terhadap zero ODOL.
“Jika perlu dibuatkan jembatan timbang di mulut tambang. Kita tidak ingin melihat mobil-mobil yang over kapasitas melewati jalan nasional, provinsi, dan kabupaten,” pungkasnya.(*)







