Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

Pusaka Barjad Api dan Blue Safir Disebut Hasil Penarikan dari Kaum Jin Islam Timur Tengah

Pusaka Barjad Api dan Blue Safir

Pusaka Barjad Api dan Blue Safir

 Mistis,http://Eksisjambi.com  – Dua benda yang di sebut sebagai pusaka bertuah, yakni Barjad Api dan Blue Safir, tengah menjadi perbincangan di kalangan pecinta spiritual dan kolektor benda mistis. Keduanya di klaim merupakan hasil “penarikan gaib” dari kaum jin Islam yang berasal dari kawasan Timur Tengah.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Barjad Api memiliki karakter energi panas yang kuat dan sering di asosiasikan dengan perlindungan diri serta kekuatan spiritual tingkat tinggi. Sementara itu, Blue Safir di percaya membawa energi ketenangan, kewibawaan, dan keberuntungan bagi pemiliknya.

Menurut praktisi spiritual yang enggan di sebutkan namanya, proses penarikan benda pusaka semacam ini tidak bisa di lakukan sembarangan. Di perlukan kemampuan khusus, ritual tertentu, serta izin dari entitas gaib yang di yakini menjaga benda tersebut.

Baca Juga :  DPRD Kota Sungai Penuh Sampaikan Hasil Pembahasan APBD Perubahan 2025

“Penarikan dari alam gaib, apalagi yang di kaitkan dengan jin Islam, harus melalui prosedur spiritual yang ketat. Tidak hanya soal kemampuan, tapi juga soal tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dalam kepercayaan tertentu, jin Islam di anggap berbeda dengan jin pada umumnya karena di yakini memiliki tata nilai yang sejalan dengan ajaran agama, sehingga interaksi dengannya harus di lakukan secara hati-hati dan tidak melanggar norma.

Meski demikian, klaim mengenai asal-usul pusaka Barjad Api dan Blue Safir ini masih menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Sebagian kalangan menganggapnya sebagai bagian dari tradisi spiritual dan budaya, sementara yang lain menilai hal tersebut sulit di buktikan secara ilmiah.

Baca Juga :  Sinergi Pendidikan Merangin Baru, Kadis Dikbud Antar Langsung Tugas Kepsek di Bangko

Pengamat budaya lokal menilai fenomena ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap benda bertuah masih cukup kuat di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari warisan budaya yang telah berlangsung turun-temurun.

“Terlepas dari benar atau tidaknya, kepercayaan terhadap pusaka adalah bagian dari identitas budaya yang masih hidup di masyarakat,” katanya.

Masyarakat di imbau untuk menyikapi fenomena ini secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh klaim yang belum dapat di verifikasi kebenarannya. Selain itu, penting untuk tetap mengedepankan rasionalitas serta nilai-nilai keagamaan dalam menilai keberadaan benda-benda yang di kaitkan dengan kekuatan gaib.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Parade Planet Hiasi Langit Malam 17–18 Juni 2026, Bulan Sabit Muda Temani Venus, Jupiter, dan Merkurius

Advertorial

Ketua DPRD Lendra Bersama Pemkot Kordinasi Pembangunan TPA BLE di Purwokerto
ASN Meninggal di Kota Sungai Penuh

Daerah

ASN Ditemukan Meninggal Tak Wajar di Kota Sungai Penuh

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru Akhir Mei 2026, Klaim Hadiah Gratis Sebelum Hangus!
Melihat visual estetik ternyata dapat meningkatkan mood, fokus

Daerah

Melihat Visual Estetik Ternyata Bisa Tingkatkan Kinerja Otak dan Kreativitas

Advertorial

Sekda Sudirman: Pemprov Jambi Lakukan Persiapan Sambut Kepala Daerah

Advertorial

Bupati Kerinci Sidak Dihari Pertama Pasca Libur Idul Fitri 1444.H
Wawako Azhar Hamzah

Daerah

Wawako Azhar Apresiasi Karya Busana Berbasis Kearifan Lokal