Home / Internasional / Nasional / News

Selasa, 6 Mei 2025 - 16:20 WIB

Mahasiswa Poltekad Indonesia Berhasil Ciptakan Air Kotor Menjadi Bersih Layak Minum

Eksisjambi.com- Tak Perlu Bingung Cari Air Minum Saat Perang, Ada Alat Desalinasi Canggih Buatan Mahasiswa Poltekad Prajurit TNI tak lagi perlu bingung mencari pasokan air bersih saat menghadapi medan perang di laut atau hutan terpencil.

Pasalnya, ada teknologi mesin penjernih air kotor yang dibuat oleh mahasiswa Poltekad Kodiklatad TNI AD.

Dengan mesin itu, bantuan logistik perang berupa air bersih bagi prajurit yang berada di kawasan terpencil atau sulit air bisa lebih mudah. Dengan alat itu, air-air kotor di sungai atau kolam apapun bisa disulap menjadi air bersih layak minum.

Meski begitu, alat ini masih dalam tahap penelitian lebih lanjut, Saat ini, alat itu masih merupakan karya prototip dalam rangka studi di Prodi Teknik Otomotif Ke daraan Tempur Jurusan Teknik Mesin Poltekad Kodiklatad Angkatan IV.

Baca Juga :  Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Gates Foundation

Ketiga mahasiswa yang membuat alat desalinasi air itu adalah Sertu Miqda Khoerul Wava, Sertu Naufal Sendy Utomo dan Sertu Acep Nana Komara. Mereka bahkan berkesempatan memamerkan hasil karya itu di depan KSAD Jendral TNI Dudung Abdurachman

”Alat ini masih butuh dikembangkan lebih lanjut agar bisa memfilter air laut yang memiliki kadar konsentrasi tinggi. Untuk saat ini, air laut yang bisa difilter hanya yang kadar air lautnya rendah (payau, red),” jelas Sertu Miqda Khoerul Wava.

Menariknya, alat ini juga ramah lingkungan karena sumber energinya memanfaatkan solar cell atau energi matahari dengan hasil mencapai maksimal 496 Wh. Pada praktiknya, alat ini sangat efisien digunakan di medan apapun.

Khoerul memaparkan cara kerja alat ini sederhana saja, merupakan kombinasi dari berbagai filter alami seperti batu zeloit, pasir silika, karbon aktif dan resin penukar ion. Selain itu juga didukung dengan reverse osmosis 12 step dan sinar UV kapasitas 10 GPD.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Hadiri Pemakaman Mendiang Hj.Djasri Murni

Menurut Khoerul, alat ini merupakan pengembangan dari penelitian-penelitian terpisah sebelumnya. Namun, hasil air dari penyaringan mesin ini telah dikategorikan sebagai air layak minum berdasarkan uji lab di Perumdam Tugu Tirta Kota Malang.

Hasil air dari proses kerja alat ini telah memenuhi standar kualitas air minum menurut Permenkes RI Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010. ”Sudah dinyatakan lulus standar kualitas air minum,” jelas Khoerul.

Jika dikembangkan lebih lanjut, alat desalinasi air ini menjadi urgen bagi keberlangsungan pertahanan negara sekaligus menjadi misi sosial menghadirkan air bersih bagi masyarakat terpencil. Kebutuhan air minum tak pelak menjadi logsitik penting dalam perang.(*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Minta Pemprov Jambi Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan
Gaji Berkala ASN PPPK

Daerah

Syarat Kenaikan Gaji Berkala ASN PPPK, Ini Ketentuannya

Hukum

Baleho 02 Dirobek Orang Tak Dikenal. Dampak Suhu Politik Semakin Memanas

Advertorial

Gubernur Alharis Akan Bangun TPA Regional Sistem Sanitary Landfill di Kerinci

Advertorial

Terima Kunjungan Kepala BWS VI Jambi, Wako Ahmadi Sampaikan Permintaan Normalisasi Batang Merao Atasi Banjir

Daerah

Wako Ahmadi Letakkan Batu Pertama Pembangunan TPS 3R Desa Koto Tengah
Gempa Hokkaido Jepang

Internasional

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Hokkaido, Jepang Pagi Ini

Daerah

Prospek Cuaca Mingguan Periode 22 – 28 Agustus 2025