Home / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 18:41 WIB

Prospek Cuaca Mingguan Periode 22 – 28 Agustus 2025

Eksisjambi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prospek cuaca mingguan periode 22 – 28 Agustus 2025.

Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau.

hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah daerah.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.

Dalam sepekan terakhir, BMKG mencatat adanya hujan sangat lebat hingga ekstrem dengan curah hujan >150 mm/hari. Kejadian ini terjadi di Ambon, Maluku, dan Timika, Papua Tengah pada 15 – 18 Agustus 2025.

Ambon tercatat mengalami curah hujan tertinggi hingga 358,3 mm/hari, sementara di Timika mencapai 142 mm/hari.

Selain itu, hujan lebat juga mengguyur Sulawesi Tenggara pada 17 Agustus 2025 dengan curah hujan 123 mm/hari.

Fenomena ini menunjukkan bahwa musim kemarau di Indonesia tidak selalu identik dengan kondisi kering,

melainkan tetap di sertai peluang hujan dengan intensitas bervariasi.

BMKG menjelaskan, potensi hujan ini di pengaruhi oleh beberapa faktor dinamika atmosfer.

Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau berada pada fase 3 dan di perkirakan bergeser ke fase 4

yang berarti semakin meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Hangat di Istana Kekaisaran, Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Persahabatan Indonesia - Jepang

Kondisi ini di perkuat oleh aktivitas gelombang atmosfer seperti Mixed-Rossby Gravity,

Gelombang Kelvin, dan anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) bernilai negatif yang menandakan peningkatan aktivitas konvektif.

Selain itu, indeks Di pole Mode yang bernilai -0,91 memicu adanya aliran massa udara

dari Samudra Hindia bagian timur Afrika menuju wilayah barat Indonesia.

Di tambah lagi, sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua Barat menciptakan zona konvergensi yang semakin mendukung pembentukan awan hujan.

Masyarakat di minta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat

yang dapat di sertai kilat/petir, angin kencang, hingga gelombang laut tinggi.

BMKG menekankan pentingnya antisipasi risiko banjir, tanah longsor, genangan, serta gangguan pada transportasi darat, laut, maupun udara.

Langkah mitigasi yang bisa di lakukan masyarakat di antaranya,

Memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, Menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air tidak tersumbat,

Menyiapkan langkah antisipatif menghadapi perubahan cuaca mendadak.

Prospek Cuaca Sepekan ke Depan, Periode 22 – 24 Agustus 2025, Umumnya, cuaca di dominasi kondisi berawan hingga hujan ringan.

Baca Juga :  Gerakan Tanam Padi Bersama, Pemkab Kerinci Hidupkan Kembali Lahan Pertanian

Namun, hujan sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumut, Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Banten,

Dan Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalteng, Kaltim, Kaltara, Sulut, Sulteng, Sulsel, Sultra, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.

Peringatan Dini:, Siaga Hujan Lebat: Kep. Bangka Belitung, Kalbar, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan., Angin Kencang: NTT, Sultra, Maluku, Papua Selatan.

Untuk Periode 25 – 28 Agustus 2025, Cuaca di perkirakan cerah berawan hingga hujan ringan.

Namun, hujan sedang masih berpotensi terjadi di Sumut, Riau, Jambi, Sumsel, Babel, Bengkulu, Jateng, DIY, Jatim, NTB, Kalteng,

Dan Kaltim, Kaltara, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulsel, Sultra, Malut, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.

Siaga Hujan Lebat: Jawa Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Angin Kencang: Aceh, NTT, Sulsel, Maluku, Papua Selatan.

Musim kemarau tahun ini tidak sepenuhnya identik dengan kondisi kering.

Faktor dinamika atmosfer global, regional, dan lokal tetap memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.

BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Monadi Hadiri Rakor KPK dan Pemerintah Daerah

Daerah

Dinas PUTR Jambi Targetkan Perbaikan Jalan Ranah Pemetik Kerinci Mulai April 2026
Undang undang Pers

Daerah

MK Tegaskan Wartawan Tak Bisa Langsung Dipidana atas Karya Jurnalistik
SPBU VIVO

Daerah

Vivo Batalkan Pembelian 40 Ribu Barel BBM Impor dari Pertamina 

Bangko

Kerena Kinerjanya Sudah Terbukti Masyarakat Kec Lembah Masurai Bertekad Menangkan Nalim-Nilwan

Daerah

Diduga Ratusan Warga Tapanuli Tengah Menjarah Minimarket

Daerah

Imigrasi Kerinci Kembali Deportasi WNA Ilegal

Daerah

Kejuaran Nasional Paralayang & Gantolle TROI Seri 2 Resmi Dibuka