Home / Nasional / Nasional / News

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:49 WIB

Karhutla dan Kekeringan Melanda Wilayah Indonesian 

Eksisjambi.com– Menjelang akhir Juli 2025, serangkaian bencana alam kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian penting hingga Kamis (31/7) pukul 07.00 WIB, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga kekeringan yang berdampak pada kehidupan masyarakat.

Kebakaran lahan kembali terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu (30/7). Insiden ini melibatkan dua wilayah administratif, yakni Kota Banjar Baru dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran memicu kepanikan warga karena meluasnya area terdampak.

Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 5 hektar. Titik api teridentifikasi di Kelurahan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, dan Kelurahan Sei Tiung, Kecamatan Cempaka, yang merupakan lokasi terparah. Sementara itu, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kebakaran terjadi di Kelurahan Barabai Timur, Kecamatan Barabai.

BPBD Kalimantan Selatan bergerak cepat melakukan observasi dan pemadaman dengan dukungan satu unit water supply 4.000 liter. Kondisi cuaca panas dan kering menjadi tantangan tersendiri, namun seluruh titik api berhasil dipadamkan hari itu juga. Pemantauan pasca kejadian masih terus dilakukan untuk mencegah kebakaran susulan.

Baca Juga :  Saatnya Jambi Menjadi Pusat Industri Bernilai Tambah

Karhutla juga melanda Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Api mulai berkobar di Desa Sungai Parit, Kecamatan Penajam, pada pukul 12.21 WITA, Rabu (30/7). Kebakaran diduga akibat kemarau panjang yang membuat lahan kering dan mudah terbakar.

Luas lahan terbakar mencapai 1,3 hektar. Angin kencang sempat mempercepat penyebaran api ke arah permukiman, namun upaya cepat dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pertanian, serta Polres Penajam Paser Utara berhasil mencegah meluasnya kebakaran.

Armada pemadam termasuk mobil tangki BPBD, mobil AWC, dan kendaraan dinas pertanian dikerahkan. Proses pendinginan dan pemantauan juga dilakukan untuk memastikan api tidak muncul kembali.

Di Kalimantan Utara, kebakaran terjadi di Desa Wonomulyo, Kecamatan Tanjung Palas Timur, pada pukul 02.30 WITA, Rabu (30/7). Titik api bermula dari lahan kosong dan menjalar ke lereng gunung karena vegetasi kering dan angin kencang.

Sekitar 1,5 hektar lahan semak belukar terdampak. Medan berbukit menyulitkan proses pemadaman, namun BPBD Bulungan bersama Manggala Agni, Polresta Bulungan, Masyarakat Peduli Api, dan warga berhasil mengendalikan api dalam waktu 16 jam.

Peralatan yang digunakan meliputi pompa gendong, mobil slip-on, gepyok, 16 selang Karhutla, dan mobil Hilux. Proses pendinginan dan penyisiran dilakukan untuk mencegah kebakaran kembali muncul.

Baca Juga :  Wako Ahmadi & Wawako Antos Jum'atan di Masjid Baitunnur

Sementara itu, di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kekeringan mulai berdampak pada ketersediaan air bersih sejak Selasa (29/7). Warga di Dusun Borangan, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya debit air.

Sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 210 jiwa terdampak langsung. Untuk merespons hal ini, BPBD Kabupaten Semarang mengirimkan dua unit truk tangki berisi total 10.000 liter air sebagai bantuan darurat dari dana APBD.

Distribusi air bersih ini menjadi langkah awal menghadapi ancaman kekeringan berkepanjangan. Pemantauan terus dilakukan dan langkah antisipatif disiapkan jika situasi memburuk.

BNPB mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di tengah musim kemarau. Masyarakat diimbau tidak membakar sampah atau lahan secara terbuka, serta segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran atau kekeringan ekstrem.

Pemerintah daerah juga diminta untuk memperkuat deteksi dini, menyiapkan cadangan air bersih, dan mengaktifkan sistem respons cepat di wilayah-wilayah rawan bencana.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

UPN Dipercayakan Dewan Pers Laksanakan UKW di Gorontalo, Ini Himbauan Ketum PJS

Advertorial

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci laksanakan kegiatan Pemusnahan Arsip Substantif
KPK

Hukum

KPK Tahan Bupati Ponorogo SUG dan Tiga Orang Lain dalam Kasus Dugaan Korupsi

Daerah

Nyerau..! Awali Rangkaian Kenduri Sko 2026 yang Sarat Makna Adat

Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadir dalam Perayaan HUT Ke -80 Pemerintah Kota Jambi

Daerah

Bupati Kerinci Terima Kunker BPKP Prov.Jambi

Daerah

Fenomena Aphelion, Suhu Dingin Meningkat
Satgas Saber Pangan

Daerah

Stabilitas Pangan Jadi Prioritas, Pemkab Tanjab Barat Bersinergi Dengan Satgas