Home / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Peristiwa

Minggu, 24 Agustus 2025 - 16:33 WIB

Peristiwa Bencana Hidrometeorologi Terjadi Saat Ini

Eksisjambi.com , Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah peristiwa bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia hingga Minggu (24/8) pukul 07.00 WIB.

Bencana hidrometeorologi seperti banjir, cuaca ekstrem, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman nyata di beberapa daerah.

Di Sulawesi Tengah, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Maibua, Kabupaten Tolitoli pada Sabtu (23/8).

Akibatnya, 75 unit rumah dan 180 jiwa terdampak banjir. BPBD Kabupaten Tolitoli segera turun melakukan pendataan sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.

Kondisi pada Minggu (24/8) menunjukkan hujan sudah berhenti dan genangan air mulai surut.

Sementara itu, di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, hujan deras di sertai angin kencang melanda empat kecamatan pada Jumat (22/8).

Baca Juga :  Wako Ahmadi - Wawako Antos Bagikan Masker & Sosialisasikan Disiplin Prokes Covid-19

 Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada 328 rumah warga dan satu tiang listrik. BPBD setempat bersama tim gabungan dan masyarakat bergotong royong memperbaiki kerusakan material rumah.

Tidak hanya banjir dan cuaca ekstrem, kebakaran hutan dan lahan juga terjadi di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatra Utara, karhutla melanda Kecamatan Halongonan pada Sabtu (23/8) pukul 13.00 WIB. Sedikitnya 40 hektar lahan terbakar.

BPBD setempat melakukan pemadaman darat dengan metode manual menggunakan gepyok dan pompa punggung (backpack sprayer). Api berhasil di padamkan pada pukul 17.30 WIB.

Peristiwa serupa juga di laporkan di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Sebanyak dua hektar kebun kakao di Kecamatan Babussalam terbakar pada Sabtu (23/8).

 Satu unit mobil pemadam kebakaran di kerahkan dan api berhasil di padamkan sebelum merembet lebih luas. Hingga kini, penyebab kebakaran di dua lokasi tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga :  Sholawat Sunan Ampel, Warisan Spiritualitas Walisongo 

Menanggapi berbagai kejadian tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah bersama masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

 Upaya yang dapat di lakukan antara lain menjaga kebersihan lingkungan, memastikan saluran drainase tetap berfungsi, memangkas dahan pohon yang rawan patah, serta menghindari aktivitas pembakaran yang dapat memicu kebakaran lahan.

“Masyarakat juga di harapkan segera melaporkan jika menemukan titik api, sehingga api tidak meluas,” tulis BNPB dalam keterangan resminya.

Selain itu, masyarakat di minta aktif memantau informasi peringatan dini cuaca dari instansi terkait dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah maupun petugas di lapangan apabila terjadi situasi darurat bencana.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Suasana Haru Iringi Wisuda ke-X IAIN Kerinci, 537 Mahasiswa Resmi Dikukuhkan
Pemkot Sungai Penuh raih penghargaan nasional dari BKKBN

Kota Sungai Penuh

Kota Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional Penurunan Stunting 2026

Hukum

Tak Terima Namanya di Beritakan Bendaharawan Korcam Laris Layangkan Ancaman

Daerah

Jaksa Agung Lantik Kajati dan Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas
Kanwil Pas Jambi

Daerah

Wawako Sungai Penuh Hadiri Pisah Sambut Kepala Kanwil Ditjen PAS Jambi
Gerhana Matahari Total 2026

Daerah

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Jadwal dan Wilayah yang Dapat Menyaksikannya
Yoast SEO Premium

News

Yoast SEO Premium Hadirkan Website Berbasis WordPress
Open House Presiden Prabowo

Daerah

Hangatnya Lebaran di Istana, Presiden Prabowo Sapa Ribuan Warga dalam Gelar Griya 1447 H