Home / Internasional / Nasional / News

Jumat, 5 September 2025 - 08:23 WIB

Harga Kopi New York Menguat

Kopi Dunia

Kopi Dunia

Eksisjambi.com – Harga kopi di bursa internasional kembali mengalami pergerakan signifikan pada perdagangan Kamis (4/9/2025), di picu oleh pemangkasan proyeksi produksi kopi Brasil oleh lembaga perkiraan panen nasional, Conab.

Kontrak kopi arabika Desember 2025 (KCZ25) di tutup menguat di level 374,47 sen per pon, naik tipis 0,20% atau +0,75 poin. Sementara itu, kopi robusta ICE November 2025 (RMX25) justru melemah 0,90% atau -40 dolar, berakhir di kisaran 4.414 dolar per ton.

Penguatan harga arabika di picu oleh keputusan Conab memangkas estimasi panen kopi arabika Brasil 2025 sebesar 4,9% menjadi 35,2 juta karung, turun dari proyeksi sebelumnya pada Mei lalu sebesar 37 juta karung.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Terima Kunjungan Studi Tiru Pemprov Bangka Belitung Terkait Program BPJS Ketenagakerjaan

Total produksi kopi Brasil tahun depan juga di revisi lebih rendah 0,9% menjadi 55,2 juta karung dari sebelumnya 55,7 juta karung.

Selain faktor produksi, sentimen positif datang dari laporan Organisasi Kopi Internasional (ICO) yang mencatat ekspor kopi global pada Juli 2025 menurun 1,6% year-on-year menjadi 11,6 juta karung. Secara kumulatif, ekspor periode Oktober–Juli 2024/2025 turun 0,3% y/y menjadi 115,615 juta karung dan Dari sisi persediaan, pasar juga di bayangi kondisi stok yang semakin ketat.

Data ICE menunjukkan persediaan kopi robusta anjlok ke titik terendah satu bulan terakhir, yakni 6.552 lot, Sementara stok arabika turun ke level terendah dalam 15 bulan terakhir, hanya tersisa 686.863 karung.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Pantau Banjir & Serahkan Bantuan

Di pasar Amerika Serikat, harga semakin terangkat akibat kebijakan perdagangan terbaru.

Importir kopi dilaporkan membatalkan kontrak baru untuk pembelian biji kopi Brasil setelah pemerintah AS memberlakukan tarif 50% atas ekspor Brasil.

Dan Kondisi ini memperketat pasokan domestik, mengingat sekitar sepertiga kebutuhan kopi mentah AS selama ini dipenuhi dari Brasil.

Serta Dengan tren produksi yang melemah, ekspor menurun, dan pasokan ketat, para analis memperkirakan harga kopi berpotensi tetap berada pada level tinggi dalam beberapa bulan mendatang..

Pasar kini menanti perkembangan cuaca di Brasil serta dinamika kebijakan perdagangan internasional yang bisa semakin memengaruhi arah harga.(*)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Wako AJB : Ciptakan Pilwako yang Aman, Damai dan Sejuk
Humas Polres Padang Panjang

Daerah

Uji Coba Pembukaan Jalur Lembah Anai, Kendaraan Roda 2 dan 4 Mulai Diizinkan Melintas

Daerah

Awal Ramadhan 1447 Hijriah Diperkirakan Pertengahan Februari 2026
Pertamina International Shipping

Daerah

Dua Kapal Pertamina Tinggalkan Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Kondisi SDN 126/VI dan SDN 24/VI Merangin di Desa Muara Jernih terancam debu jalan dan kabut asap

Bangko

Kesehatan Pelajar di- Muara Jernih Terancam
Nilai Tukar Rupiah

Daerah

Rupiah Tembus Rp17.000 per Dollar AS, Ekonom Wanti-wanti Inflasi Impor hingga Risiko PHK

Daerah

CV.SEMBILAN KARYA Kota Sungai Penuh Mengucapkan Selamat & Sukses

Bangko

Satgas TMMD 122 Kodim 0420/Sarko Kebut Pengerjaan Jembatan Desa Bedeng Rejo