Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:03 WIB

Dua Kapal Pertamina Tinggalkan Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Pertamina International Shipping

Pertamina International Shipping

JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) di laporkan telah meninggalkan kawasan sekitar Selat Hormuz menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.

Langkah ini di ambil sebagai upaya mitigasi risiko terhadap armada pelayaran yang beroperasi di jalur perdagangan energi dunia tersebut.

Penjabat sementara (Pjs) Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyampaikan bahwa dua kapal yang telah keluar dari area konflik adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

“Dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon,” kata Vega Pita pada Selasa (10/3).

Keputusan untuk memindahkan kapal dari wilayah tersebut di ambil setelah perusahaan memantau perkembangan situasi keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut. Selat Hormuz di kenal sebagai salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia karena menghubungkan kawasan Teluk Arab dengan pasar global.

Baca Juga :  Wabup Tanjab Barat Hadiri Acara Rapat Koordinasi Kerja Sama Daerah

Sementara itu, dua kapal lainnya milik PIS, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro, saat ini masih berada di perairan Teluk Arab. Kedua kapal tersebut di laporkan masih menunggu kondisi keamanan yang di nilai cukup aman sebelum melanjutkan pelayaran keluar melalui Selat Hormuz.

Pihak perusahaan menegaskan bahwa keselamatan awak kapal dan keamanan armada menjadi prioritas utama di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan tersebut. PIS juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran distribusi energi serta menjaga keselamatan operasional kapal.

Baca Juga :  Emas Melonjak Lebih dari 2 Persen Usai Kesepakatan Damai Sementara AS - Iran

Sebagai salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia, Selat Hormuz setiap harinya di lalui kapal-kapal pengangkut minyak dan gas dalam jumlah besar. Ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut berpotensi mempengaruhi stabilitas distribusi energi global serta aktivitas pelayaran internasional.

Hingga saat ini, Pertamina International Shipping terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna menjaga keamanan armada dan kelancaran operasional perusahaan.*+

Share :

Baca Juga

Pembahasan Tata Tertib DPRD

Advertorial

Bapemperda Gelar Pra Pembahasan Tata Tertib DPRD Kota Sungai Penuh

Daerah

Wakil walikota Alvia Santoni Tinjau Vaksinasi Covid-19

Advertorial

DPRD Provinsi Jambi Menggelar Rapat Paripurna Agenda Penyampaian Nota Pengantar Gubernur Jambi

Advertorial

Rombongan Roadshow Bus KPK Tiba di Lapangan Depan Kantor Gubernur Jambi
aturan media sosial anak

Daerah

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun di Platform Digital Berisiko Tinggi, Ini Aturan Baru dari Komdigi

News

Tim Advokasi AZ-FER Resmi Laporkan dugaan Kampanye Sara ke Bawaslu

Advertorial

Wako & Wawako Turun ke Lapangan, Pastikan Pembangunan Sesuai Standar
Polres kerinci

Daerah

Satreskrim Polres Kerinci Tindak Tegas Peredaran Miras Berkedok Toko Peternakan