Home / News

Selasa, 30 September 2025 - 08:48 WIB

KRI Prabu Siliwangi-321, Kapal Perang Tangguh Penjaga Laut Nusantara

KRI Prabu Siliwangi-321

KRI Prabu Siliwangi-321

Jakarta,Eksisjambi.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) terus memperkuat armada lautnya dengan berbagai kapal perang strategis. Salah satunya adalah KRI Prabu Siliwangi-321, kapal perusak kawal (Destroyer Escort) yang sudah puluhan tahun setia menjaga perairan Indonesia.

KRI Prabu Siliwangi-321 awalnya merupakan kapal perang milik Angkatan Laut Amerika Serikat dengan nama USS McCook (DE-74). Kapal ini kemudian di alihfungsikan melalui program hibah pada tahun 1960-an dan resmi masuk jajaran TNI AL, Sejak itu, KRI Prabu Siliwangi aktif menjaga keamanan laut Nusantara.

Nama “Prabu Siliwangi” di ambil dari raja legendaris Kerajaan Pajajaran, simbol kekuatan, kewibawaan, dan kepemimpinan.

Baca Juga :  Tingkatkan SDM, Wabup Murison Gandeng UNAND Padang

Dengan Spesifikasi Teknis KRI Prabu Siliwangi-321 Jenis Kapal Perusak Kawal (Destroyer Escort), Kelas: Claud Jones-class (versi hibah AS), Panjang: ± 93 meter, Lebar: ± 11 meter, Bobot: Sekitar 1.400 ton, Kecepatan Maksimum: 25 knot, Mesin: Turbin uap dengan tenaga puluhan ribu HP.

Untuk Kru: ± 150 personel dan Persenjataan Utama adalah Meriam kaliber 76 mm dan 127 mm sebagai senjata utama dan Senapan mesin otomatis untuk pertahanan udara dan permukaan dan Torpedo anti kapal selam serta Sistem radar dan sonar untuk deteksi musuh

KRI Prabu Siliwangi-321 banyak terlibat dalam berbagai misi, antara lain: Patroli laut di wilayah perbatasan Indonesia, Operasi gabungan dengan TNI Angkatan Darat dan Angkatan Udara dan Latihan bersama dengan angkatan laut negara sahabat.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris: BPD dan Kades Harus Bersinergi Membangun Desa

Meski tergolong kapal tua, KRI Prabu Siliwangi tetap bisa di andalkan berkat perawatan intensif dan modernisasi sistem senjata maupun navigasi.

Keberadaan KRI Prabu Siliwangi-321 tidak hanya mencerminkan kekuatan militer Indonesia, tetapi juga menjadi simbol sejarah panjang perjuangan TNI AL menjaga kedaulatan maritim. Kapal ini membuktikan bahwa meskipun berasal dari generasi lama, dengan perawatan tepat, tetap mampu melaksanakan tugas strategis di tengah dinamika geopolitik kawasan.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

RKPD Kecamatan Mendahara Tahun 2025. Terkait Musrenbang Prioritaskan Sarana Infrastruktur dan Tanggul

Daerah

Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 Kelurahan Mendahara Ilir Siap Dukung Swasembada Pangan

Hukum

Ada Apa..? Panglima TNI Kerahkan Personil Perkuat Pengamanan Kejaksaan Tinggi 
Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI

Daerah

Kunker Komisi V DPR RI H.Bakri Di Dampingi Ketua DPRD Tanjabtim, Zilawati, SH Beserta Anggota 
TMT PPPK

Daerah

TMT PPPK Paruh Waktu 2025 Segera Dimulai, Gaji dan Kontrak Berlaku Mulai Oktober!
Rawa Bento

Daerah

Rawa Bento, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Kerinci

News

Dilla – Muslimin Serukan Rekonsiliasi Siap Berlaku Adil Merata
Kesurupan

Internasional

Fenomena “Kesurupan”, Ternyata Bisa Dijelaskan Secara Medis