Yahukimo, Papua – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Brimob Polda Papua, Polres Yahukimo, dan Kodim 1715 Yahukimo kembali mengevakuasi korban aksi kekerasan yang di lakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.
Pada Rabu malam (1/10), petugas berhasil menemukan seorang warga bernama Yohanes Bouk alias Nando (22) dalam kondisi selamat meski lemah akibat sakit malaria setelah lima hari bertahan di hutan.
Selain itu, tim juga mengevakuasi tiga jenazah pekerja tambang, yakni Marselino Lumare (32), Yunus Agama (29), dan Roberto Agama (37).
Keesokan harinya, Kamis dini hari (2/10), tim gabungan kembali mengevakuasi dua jenazah lainnya, yaitu Andika Pratama dan Fikram Amiman di Camp Ekskavator Kali I, Distrik Seradala.
Dengan temuan tersebut, hingga kini total korban yang berhasil di evakuasi mencapai tujuh orang meninggal dunia dan lima orang selamat.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi KKB untuk melakukan aksi teror di Papua.
“Operasi evakuasi dan penegakan hukum akan terus kami laksanakan secara aman, terukur, dan berkesinambungan,” tegas Brigjen Faizal.
Hingga saat ini, aparat gabungan masih bersiaga di Yahukimo untuk memastikan situasi tetap terkendali serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.(*)







