KERINCI,http://Eksisjambi.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Festival Budaya Kerinci 2025 yang akan di gelar pada 2–6 Desember 2025.
Dengan Mengusung tema “Balik Ku Dahin”, festival tahunan ini di harapkan menjadi momentum memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menarik kunjungan wisatawan ke Bumi Sakti Alam Kerinci.
Salah satu upaya yang di tempuh adalah melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) massal di sejumlah titik utama penyelenggaraan festival, terutama kawasan Dermaga Danau Kerinci yang menjadi pusat kegiatan.
Pembersihan dan penataan area di lakukan untuk memastikan lokasi dalam kondisi bersih, nyaman, dan siap menyambut ribuan pengunjung.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kerinci, Radium Halis, mengatakan bahwa kegiatan goro bukan hanya fokus pada kebersihan lokasi festival, tetapi juga menjadi sarana membangkitkan kembali semangat kebersamaan masyarakat.
“Goro ini bertujuan memastikan kawasan festival bersih dan nyaman, sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong sebagai budaya luhur masyarakat Kerinci,” ujar Radium Halis.
Kegiatan goro melibatkan para kepala OPD, camat, kepala desa, hingga masyarakat setempat yang bersama-sama membersihkan area sekitar dan menata fasilitas umum.

Nampak Antusiasme warga menunjukkan bahwa festival ini bukan sekadar agenda wisata, tetapi juga menjadi ruang bersama merawat budaya.
Radium Halis menambahkan, tema “Balik Ku Dahin” yang berarti kembali ke masa lalu, mengajak seluruh peserta dan tamu undangan untuk mengenakan pakaian adat Kerinci selama rangkaian acara.
Langkah ini di harapkan menghadirkan suasana nostalgia yang kuat sekaligus menghidupkan kembali identitas budaya Kerinci.
Festival juga akan menampilkan beragam kesenian tradisional, kuliner khas, hingga ritual budaya yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.
Sementara itu, Bupati Kerinci melalui Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa rangkaian festival tahun ini akan di kemas lebih meriah dan inklusif. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pawai budaya yang di rencanakan di ikuti sekitar 4.000 peserta dengan pakaian adat lengkap.
Selain itu, festival akan di ramaikan dengan pertunjukan seni tradisional, lomba kuliner khas Kerinci, serta pameran potensi daerah yang melibatkan pelaku UMKM, komunitas budaya, dan generasi muda.
“Gotong royong ini merupakan wujud komitmen Pemkab Kerinci dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memajukan pariwisata daerah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Sekda Zainal.
Dengan persiapan yang semakin matang, Festival Budaya Kerinci 2025 di harapkan menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Sumatra yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Kerinci kepada dunia.(*)







