SUNGAI PENUH, http://Eksisjambi.com– Walikota Sungai Penuh Alfin, SH berharap Dharma Wanita Persatuan (DWP) dapat berperan penting dalam membangun Masyarakat, Keluarga, Daerah demi Bangsa.
Harapannya, Pengurus DWP Kota Sungai Penuh agar dapat bekerja keras dan berkontribusi membangun, mendukung program program Pemerintah Daerah.
Hal ini di sampaikannya saat menghadiri kegiatan Hari Ulang Tahun DWP ke 26 tahun, bertempat di Gedung Aula Kantor Walikota Sungai Penuh. Sekaligus Sosialisasi Breast Aware, tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”. Kamis 11/12/2025
Turut hadir yakni, Wakil Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua TP-PKK Sri Kartini Alfin, Sekda Alpian, Ketua DWP Winda Alpian, Kepala SKPD, Asisten Walikota, Perwakilan Kodim 0417 dan Polres Kerinci, BUMD, BUMN serta tamu undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, arahan Wako Alfin menyampaikan apresiasi terhadap DWP sekaligus ucapan terimakasih atas dedikasi dan kerja keras dalam membantu setiap program Pembangunan Daerah Kota Sungai Penuh.
“DWP berperan penting dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa. Pada momen ini, ucapan terima saya sebagai penghargaan, apresiasi seluruh pengurus atas dedikasi serta kerja keras”ujarnya
“Karena, DWP Kota Sungai Penuh memiliki kenyataan dalam membantu setiap program kegiatan pembangunan, kita berharap agar kontribusi tersebut sebagai catatan yang perlu di rawat dengan baik untuk masa depan bangsa”tambahnya.
Selain itu, Ketua Dharma Wanita Winda Alpian dalam sambutannya mengatakan, perlunya menjaga organisasi ini demi kebersamaan untuk misi yang kuat serta berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan dan keluarga.
“Di usia yang terus bertambah, semoga DWP Kota Sungai Penuh semakin baik, matang dan berperan luas serta kuat dalam persatuan dan kesatuan. Mari kita rawat kebersamaan ini dengan cinta, Organisasi ini adalah amanah. Semoga nama wanita di harapkan semakin memperkuat perannya dalam satu peningkatan kualitas pendidikan, keluarga, dan masyarakat termasuk kesadaran kesehatan bersama”jelasnya
“Penguatan ekonomi perempuan sebagai nilai kebangsaan dan etika sosial. Karena, wanita persatuan sebagai organisasi bukan hanya aktif dalam kegiatan, tetapi sebagai kehidupan yang solid, struktur dan menjaga kebersamaan”. (*)







