Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:45 WIB

Banyak yang Tak Tahu, Revalina S. Temat Punya Darah Minangkabau

Revalina S Temat

Revalina S Temat

JAKARTA, http://Eksisjambi.com – Nama Revalina Sayuthi Temat atau yang lebih di kenal sebagai Revalina S. Temat pernah menjadi salah satu ikon dunia hiburan Indonesia pada awal tahun 2000-an. Aktris kelahiran Jakarta, 26 November 1985 ini di kenal luas berkat kemampuan aktingnya yang natural, di tunjang kepribadian anggun yang membuatnya mudah dicintai penonton.

Tak banyak yang mengetahui, di balik sosoknya yang lekat dengan citra perempuan modern, Revalina ternyata memiliki darah Minangkabau yang mengalir kuat dalam dirinya.

Revalina berasal dari keluarga berdarah Minangkabau. Ayahnya merupakan keturunan Sumatera Barat, sehingga nilai-nilai budaya Minang turut membentuk karakter dan kepribadiannya sejak kecil. Meski tumbuh dan besar di Jakarta, Revalina kerap mengungkapkan kebanggaannya terhadap identitas Minangkabau yang diwarisinya.

Nilai-nilai tersebut tercermin dalam sikapnya yang di kenal santun, berpendirian kuat, serta menjunjung tinggi nilai kekeluargaan prinsip hidup yang menjadi ciri khas budaya Minangkabau.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Pemerintah Tangani Bencana Secara Serius

Perjalanan karier Revalina di industri hiburan Indonesia bermula dari dunia modeling. Namanya mulai dikenal publik setelah berhasil menjadi finalis ajang Gadis Sampul, yang kala itu menjadi batu loncatan bagi banyak talenta muda.

Dari dunia modeling, Revalina kemudian merambah seni peran. Ia mulai membintangi sejumlah sinetron dan menunjukkan bakat akting yang menjanjikan. Popularitasnya melonjak tajam saat membintangi sinetron Bawang Merah Bawang Putih, yang menjadi fenomena televisi pada masanya.

Sinetron tersebut mengantarkan Revalina sebagai salah satu aktris muda paling bersinar dan menjadikannya langganan pemeran utama di berbagai judul sinetron populer.

Tidak hanya sukses di layar kaca, Revalina juga membuktikan kualitasnya di dunia film layar lebar. Salah satu pencapaian penting dalam kariernya adalah perannya dalam film Perempuan Berkalung Sorban (2009).

Film tersebut mendapat sambutan luas dari publik dan kritikus, sekaligus memperlihatkan kedalaman kemampuan akting Revalina. Berbagai pujian, penghargaan, dan nominasi pun mengalir, semakin mengukuhkan posisinya sebagai aktris berbakat di industri perfilman Indonesia.

Baca Juga :  Waw..., Demi Generasi Milenial dan GenZ Berkreasi Nilwan Yahya Buat Program Merangin Sebagai Kota Festival

Pada tahun 2011, Revalina menikah dengan Rendy Jaelani Temat. Sejak saat itu, ia memilih untuk mengurangi aktivitas di dunia hiburan dan lebih memusatkan perhatian pada keluarga serta perjalanan spiritualnya.

Keputusan tersebut diambil dengan penuh kesadaran, meski membuatnya jarang tampil di layar kaca. Namun, langkah itu justru menunjukkan kedewasaan Revalina dalam menata prioritas hidup.

Meski tak lagi aktif seperti dahulu, sosok Revalina S. Temat tetap membekas di hati masyarakat. Ia menjadi contoh figur publik yang mampu menyeimbangkan karier, keluarga, dan prinsip hidup.

Sebagai perempuan berdarah Minangkabau, Revalina merepresentasikan citra perempuan yang bermartabat, anggun, dan berpegang teguh pada nilai-nilai budaya yang menjunjung tinggi kehormatan serta jati diri.**

Share :

Baca Juga

Daerah

PD IWO Kerinci-Sungaipenuh Apresiasi Polres Kerinci Atas Keberhasilan Ungkap Kasus Pembunuhan

Hukum

Warga Kelurahan Mendahara Ilir Keluhkan Pembangunan Sumur Bor Tidak Berfungsi

Nasional

Presiden Prabowo Akan Pangkas Jumlah Komisaris di Bank BUMN
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada Januari–Februari 2026

Daerah

Awal 2026, Kunjungan Wisman ke Bali Nyaris Tembus 1 Juta dalam Dua Bulan
Kelompok Tani PERINTIS

Daerah

Kelompok Tani PERINTIS, Olah Rawa Jadi Sawah di Kota Sungai Penuh  

Advertorial

Gubernur Al Haris : Pers Pilar dalam Demokrasi

Advertorial

Wako Ahmadi Paparkan Persiapan Sungai Penuh menuju Kota Sehat Tahun 2023

Advertorial

Pj.Bupati Asraf Serahkan Bantuan Tunai Kepada Korban Eksekusi Rumah