SUNGAI PENUH, http://Eksisjambi.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh memberikan bonus kepada para pemenang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang di selenggarakan di Kabupaten Muaro Jambi.
Pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi atas prestasi yang berhasil di raih kafilah Kota Sungai Penuh pada ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.
Bonus di serahkan secara langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., kepada para qari dan qariah berprestasi.
Adapun besaran bonus yang diberikan yakni Juara I sebesar Rp25.000.000, Juara II Rp15.000.000, Juara III Rp10.000.000, serta Juara IV (Harapan I) sebesar Rp5.000.000.
Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota kafilah yang telah mengharumkan nama daerah. Ia menegaskan bahwa prestasi yang di raih bukan hanya membanggakan pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh.
“Prestasi ini patut kita syukuri bersama. Pemerintah Kota Sungai Penuh memberikan bonus sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras, disiplin, dan dedikasi para peserta MTQ,” ujar Alfin.
Lebih lanjut, Alfin berharap para pemenang tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan serta kualitas diri.
Ia juga mengajak para qari dan qariah untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengamalkan serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan hanya berhenti pada prestasi lomba, tetapi jadilah contoh dalam akhlak, perilaku, dan pengamalan Al-Qur’an di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an. Selain itu, prestasi tersebut di harapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembinaan MTQ di Kota Sungai Penuh ke depannya.
Dengan dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis kafilah daerah dapat terus meraih prestasi yang lebih gemilang pada MTQ tingkat provinsi maupun nasional di masa mendatang. (*)







